TOBOALI, KABARBABEL.COM – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana (DKPPKB) Bangka Selatan (Basel) mengucurkan dana sebesar Rp2 miliar untuk pengadaan obat dan Barang Medis Habis Pakai (BMHP) tahun 2023, Jumat (16/12).
Pengadaan obat dan BMHP berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Nanti, setelah barang tersebut ada, dinkes akan langsung menyalurkan ke beberapa pukesmas hingga pustu dan jaringan faskes di setiap kecamatan yang ada di Basel.
Kepada wartawan, Plt Kepala DKPPKB Basel Agus Pranawa melalui Kabid Pelayanan dan SDK Eddial Bustami, DAK tahun 2023 untuk penyediaan obat ini dianggarkan senilai Rp733.169.800. Sementara untuk BMHP Rp1.320.444.900.
“Jadi pengadaan ini untuk memenuhi kebutuhan pelayanana kesehatan pukesmas hingga pustu kepada masyarakat. Jangan sampai ketika masyarakat membutuhkan obat faskes tidak ada stok obat yang dibutuhkan masyarakat,” katanya.
“Kami saat ini memang menyediakan obat untuk pukesmas, pustu, faskes jaringan untuk tahun 2023 ini nanti. Kalau dua rumah sakit kita sudah bisa melakukan pengadaan obat sendiri, jadi kalau ada mereka tidak tergantung kepada dinas lagi nanti,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan, Pemkab Basel saat ini sedang gencar-gencarnya mensosialisasikan program berobat gratis. Maka dari itu ia meminta rumah sakit atau pustu harus melayani warga dengan baik. Terutama yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS.
“Maka bisa menggunakan KTP untuk ber obat di rumah sakit, pukesmas dan pustu. Karena kemarin kita sudah melaunching program berobat gratis, jadi berikan pelayanan semaksimal mungkin kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain itu Eddial pun mengimbau kepada masyarakat yang memang belum terdaftar sebagai peserta BPJS, bisa mengecek data diri ke pukesmas ataupun rumah sakit terdekat.
“Manfaatkan dengan baik-baik program ini, jangan sampai masyarakat yang memang membutuhkan bantuan tidak dapat. Jadi kami minta kepada masyarakat untuk mengecek data diri, apakah terdaftar sebagai penerima bantuan ber obat gratis,” imbaunya.
Program berobat gratis menggunakan KTP merupakan program Pemkab Basel, yang memberikan bantuan kepada masyarakat dalam pelayanan kesehatan dan sudah mencapai 96 persen masyarakat yang menggunakan program berobat gratis.(dev)