TOBOALI – Forum Musyawarah Daerah (Musda) IV DPD II Partai Golkar Kabupaten Bangka Selatan (Basel) resmi menetapkan Rina Tarol sebagai ketua untuk masa bakti 2026–2031.

Penetapan tersebut berlangsung secara aklamasi dalam forum yang digelar di Hotel Grand Marina Toboali, Minggu (29/3).

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus DPD I Golkar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, termasuk Ketua Harian, Sekretaris DPD I Algafry Rahman, serta kader Golkar dari berbagai tingkatan di Basel.

Rina Tarol menegaskan arah kepemimpinannya akan dimulai dari pembenahan internal partai. Seperti penguatan struktur organisasi menjadi fondasi penting sebelum melangkah ke agenda politik yang lebih luas.

Menurutnya, konsolidasi kepengurusan hingga tingkat kecamatan dan desa perlu segera dilakukan. Selain itu, penataan kader serta pembagian peran juga menjadi bagian dari langkah strategis untuk memperkuat basis partai.

“Langkah awal tentu fokus pada pembenahan struktur, mulai dari tingkat kecamatan sampai desa agar organisasi benar-benar solid,” katanya.

Ia juga menyoroti kondisi di daerah pemilihan (Dapil) III yang meliputi Tukak Sadai dan Lepar Pongok, di mana hingga kini belum terdapat keterwakilan dari Partai Golkar di legislatif.

“Tentunya hal itu juga menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditangani,” ujarnya.

Menurutnya, minimnya kehadiran kader di wilayah tersebut berdampak pada rendahnya kedekatan partai dengan masyarakat. Ke depan, pihaknya akan mendorong kader untuk lebih aktif turun langsung ke lapangan.

“Bagaimana masyarakat bisa mengenal dan memilih Golkar jika kehadiran kita di sana masih minim. Ini yang akan kita benahi,” tegasnya.

Tak hanya itu, Rina juga optimistis, dengan struktur yang solid dan komunikasi internal yang lebih terarah, Partai Golkar di Bangka Selatan akan lebih siap dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.(Ang/Wb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *