TOBOALI, KABARBABEL.COM – Kajari Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Mayasari menyebut kasus penyalahgunaan narkotika di daerah ini terbilang tinggi dengan banyaknya perkara yang masuk dan barang bukti yang rampas dari para terdakwa.
Hal ini dia ungkapkan saat memimpin pemusnahan barang bukti (BB) dari 30 buah perkara yang telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkra pada periode bulan September tahun 2021 ini, Selasa (21/9) siang di halaman Kantor Kejari Basel.
“Pada triwulan ini kasus narkoba masih dominan, narkoba sabu-sabu ini setiap kita lakukan pemusnahan, rangkingnya selalu diatas, artinya angka penyalahgunaan masih tinggi di Basel,” ujar Kajari Basel Mayasari kepada wartawan.
Pada pemusnahan BB periode kali ini, total narkotika jenis sabu-sabu yang dimusnahkan Kejari Basel mencapai 70,0956. Puluhan gram sabu itu dimusnahkan pihak Kejari dengan cara diblender lalu dibuang ke lubang kloset.
Selain memusnahkan BB sabu, ada BB lainnya yang turut dimusnahkan seperti pil ekstasi, tramadol, unit timbangan digital, Handphone, senjata tajam (Sajam), peralatan judi kodok-kodok serta, serta berbagai macam jenis hasil perkara kejahatan lainnya.
“Perkara, ada 30 di periode September ini. Proses pemusnahan ini adalah wujud pertanggungjawaban penegakan hukum kita. Ada sabu, ekstasi, tramadol, sajam, HP, unit timbangan digital dan lainnya yang dimusnahkan,” ujarnya.
Turut hadir dalam pemusnahan BB Kejari Basel itu Kapolres Basel AKBP Joko Isnawan, Kepala BNNK Evon Meternik, perwakilan dari Dinas Kesehatan, para Pejabat Utama (PJU) Polres Basel dan tamu undangan lainnya.(dev)

