Sungailiat – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor, Addin Jauharuddin, mendorong kader GP Ansor di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk mengambil peran aktif dalam mendorong hilirisasi sektor timah dan pengembangan potensi ekonomi daerah.
Hal itu disampaikan Addin saat menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Bangka Belitung dan resepsi Hari Lahir GP Ansor ke-92 yang digelar di Cafe Espresio Sungailiat, Jumat malam (12/6/2026).
Dalam sambutannya, Addin menegaskan bahwa pelantikan kepengurusan tidak boleh hanya menjadi seremoni, tetapi harus diiringi dengan inovasi nyata dan langkah-langkah progresif yang mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Kader Ansor harus menjadi motor utama dalam optimalisasi potensi daerah, baik di sektor pertambangan, perikanan maupun pariwisata. Bangka Belitung memiliki sumber daya yang besar dan harus dikelola untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi berbagai inisiatif yang telah ditunjukkan kader GP Ansor Babel. Menurutnya, inovasi yang ditampilkan, mulai dari usaha percetakan hingga peresmian usaha ponton timah, menjadi bukti bahwa kader Ansor mampu membangun kemandirian organisasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Kader Ansor Babel bagus sekali. Ada inovasi usaha percetakan, ada juga peresmian usaha ponton timah. Ini menjadi langkah positif yang diharapkan bisa mencetak kader-kader tangguh dan menjadi titik balik menuju kemandirian yang nyata,” katanya.
Addin juga menekankan pentingnya hilirisasi timah di Bangka Belitung agar sumber daya alam yang dimiliki tidak hanya diekspor sebagai bahan mentah, tetapi mampu menghasilkan nilai ekonomi yang lebih tinggi melalui pengolahan di daerah.
Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Bangka Belitung, Irwandi Pasha, menyatakan kesiapan jajarannya untuk menjalankan arahan dari PP GP Ansor dengan terus menghadirkan inovasi dan memperkuat kemandirian organisasi.
Menurut Irwandi, berbagai unit usaha yang mulai dibangun merupakan wujud komitmen GP Ansor Babel dalam menciptakan organisasi yang mandiri sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi para kader.
“Kami siap berinovasi dan mencetak kader-kader tangguh sesuai arahan dari Ansor pusat. Kehadiran berbagai usaha ini menjadi wujud nyata kemandirian organisasi yang akan terus kami kembangkan,” ujar Irwandi.
Melalui semangat inovasi dan penguatan sektor ekonomi produktif, GP Ansor Bangka Belitung diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam mengoptimalkan potensi pertambangan, perikanan, dan pariwisata yang menjadi kekuatan utama daerah.
