TOBOALI, KABARBABEL.COM – Bupati Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Riza Herdavid turut menyoroti adanya aktivitas balap liar dari para pemuda daerah yang menggunakan jalan perkantoran khususnya pada hari libur setiap akhir pekan.

“Saya sudah bicara dengan kapolres ya kemarin bagaimana kita menyerap aksi balap liar ini untuk diarahkan ke sebuah wadah yang legal. Nanti coba saya arahkan Kecamatan Toboali agar bisa menggelar event drag race,” ujarnya, Rabu (16/11).

Riza menegaskan ajang balap lintasan lurus ini sudah direncanakan untuk digelar. Tetapi dia belum bisa pastikan kapan ini terealisasi sembari mencari nama acara yang cocok sehingga bisa menampung para pemuda daerah yang hobi dalam dunia balap.

“Sudah ada rencananya, tapi entah apa namanya. Kalau untuk bikin sirkui saya kira belum, karena jalan perkantoran ini masih bisa kita bentuk dengan pasang ban pengaman misalnya jadi bisa bongkar pasang, bisa digunakan kapan pun,” tambah Riza.

Hal senada juga dikatakan Ketua DPRD Basel Erwin Asmadi. Dia mengaku siap mendukung apa yang menjadi wacana dari Bupati Riza Herdavid sehingga para pemuda daerah yang memiliki hobi di dunia balap dengan legal selain juga untuk ajang pencarian bibit atlet.

“Jadi aspirasi pemuda Basel yang hobi balap ini dapat disalurkan di ruang yang resmi. Ini juga pastinya dapat jadi ajang pencarian bibit-bibit atlet balap, siapa tahu mereka nanti bisa harumkan nama daerah ke tingkat nasional,” ujar Erwin Asmadi kepada wartawan.

Erwin bilang tidak mempermasalahkan aktivitas balap yang dilakukan di jalan komplek perkantoran di hari libur atau akhir pekan sebagai ajang latihan. Akan tetapi dirinya mengimbau kepada pemuda tetap memperhatikan keselamatan.

“Boleh gunakan jalan ini kalau lagi libur atau akhir pekan, tapi syaratnya harus memenuhi standar untuk motor yang digunakan, jangan sampai terjadi kecelakaan apalagi sampai fatal sebab keselamatan yang utama. Kalau tidak, ini akan saya larang,” ujarnya.

“Kemudian tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan yang melintasi jalan itu jadi tetap dibatasi dengan perlengkapan yang memadai. Jangan sampai terkesan balapan liar. Kami siap dukung, asal tertib, keselamatan dijaga dan tidak mengganggu,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga berujar tidak mempermasalahkan apabila ke depan eksekutif berencana untuk membangun sirkuit mini untuk menjadi wadah pembalap lokal. Pasalnya akan banyak efek domino dengan adanya sirkuit di Basel.

“Otomatis kalau kita punya sirkuit akan banyak pembalap luar yang datang ke kita, ide bagus ini karena juga memiliki efek penambahan pendapatan daerah. Menambah pendapatan juga di sektor UKM, objek wisata dan lainnya. Apabila ada pengajuan kami siap dukung,” jelas Erwin.(dev)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *