Freelancer adalah pekerja bebas yang beraktivitas fleksibel tanpa terikat apapun. Profesi ini memiliki sisi plus minus tersendiri. Ada yang merasa nyaman menjalani profesi ini, namun ada juga yang berpendapat sebaliknya. Tentunya dengan alasan masing-masing yang hanya bisa dirasakan oleh si pelaku itu sendiri.
Kelebihan Dan Kekurangan Profesi Freelancer
Terjun sebagai freelancer, merupakan satu pilihan, yang pastinya tetap memiliki resiko selama menjalaninya. Jadi, sebelum memutuskan untuk menjadi seorang freelancer, yuk cari tahu kekurangan dan kelebihan profesi ini.
Kelebihan Profesi Freelancer
1. Memiliki Kebebasan
Dalam arti bebas dalam mengatur waktu, tempat bekerja, hingga busana yang dikenakan. Freelancer juga bebas memilih klien yang akan diajak bekerja sama, supaya bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu
2. Imbalan Sesuai Dengan Kompetensi
Imbalan penghasilan freelancer didapatkan sesuai kompetensi. Tidak seperti karyawan yang mayoritas berpenghasilan kurang sesuai dengan pekerjaan, maka freelancer mendapatkan imbalan sesuai hasil yang telah diselesaikan.
3. Mampu Mengembangkan Diri
Freelancer mempunyai cukup waktu untuk fokus mengembangkan kemampuan sesuai keinginan. Sehingga lebih mampu meningkatkan kompetensinya demi penyelesaian tugas yang lebih baik.
4. Mudah Memulai
Tidak membutuhkan banyak modal dan persyaratan untuk bisa bekerja. Hanya memilih pekerjaan sesuai kemampuan, menerima dan langsung mengerjakannya.
Kekurangan Profesi Freelancer
1. Bebas Tapi Terbatas
Meskipun bebas, freelancer tetap dituntut menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu sesuai kesepakatan, jika tidak ingin reputasinya dinilai jelek oleh klien, yang nantinya bisa berpengaruh terhadap kelanjutan pekerjaan berikutnya.
2. Tantangan Negosiasi
Freelancer juga harus pandai bernegosiasi, agar pekerjaan yang diambil memang benar-benar sesuai kemampuan. Tak terkecuali tentang imbalan yang disepakati bersama.
3. Ketatnya Persaingan
Semakin banyaknya freelancer yang ada, menyebabkan ketatnya persaingan dalam mendapatkan pekerjaan. Sehingga alangkah baiknya jika setiap freelancer terus menambah kemampuannya.
4. Ketidak pastian
Kekurangan yang paling menjadi kekhawatiran adalah ketidak pastian. Ketidakpastian tentang kelangsungan pekerjaan dan juga dalam hal penghasilan.
Cara Cerdas Mengatur Keuangan Untuk Freelancer
Ketidakpastian tentang keberlangsungan pekerjaan dan penghasilan, membuat seseorang ragu untuk menggeluti profesi ini. Sebab tentu akan berpengaruh terhadap kesehatan finansial freelancer, terlebih jika tidak mampu mengatur keuangannya dengan baik. Lantas bagaimana cara menyikapinya?
1. Anggaran Keuangan Bulanan
Freelancer harus membuat anggaran keuangan bulanan. Dan tetapkan yang menjadi skala prioritas seperti kebutuhan sehari-hari, dan juga menyelesaikan angsuran pinjaman.
2. Menetapkan Target Penghasilan
Mengingat pendapatan freelancer tidak bisa dipastikan, maka mau tak mau harus menetapkan target penghasilan. Cara ini akan memotivasi freelancer untuk terus mendapatkan pekerjaan, agar pemasukan keuangan selalu ada untuk memenuhi kebutuhan.
3. Rekening Terpisah
Freelancer sebaiknya mempunyai tabungan dengan nomor rekening terpisah. Tujuannya agar lebih mudah memantau arus keluar masuk keuangan, dan dapat memiliki tabungan lebih hasil bekerja.
4. Melunasi Pinjaman
Jika suatu ketika mendapat penghasilan cukup besar, maka utamakan untuk menyelesaikan angsuran atau pelunasan pinjaman terlebih dahulu. Selebihnya hindari berhutang untuk sesuatu yang bersifat konsumtif.
5. Wajib Memiliki Simpanan Dana Darurat
Freelancer harus mempunyai simpanan dana darurat, dikarenakan bekerja sendiri tanpa di bawah naungan suatu perusahaan. Sehingga penting untuk mempunyai simpanan dana kesehatan, asuransi, dan investasi. Termasuk dana simpanan untuk membeli atau mengganti barang penunjang pekerjaan yang rusak. Karena bekerja sendiri, pada akhirnya freelancer harus bertanggung jawab terhadap pekerjaan sekaligus resikonya. Misalnya saat terjadi kerusakan pada perangkat penunjang pekerjaan seperti laptop. Alhasil harus mempunyai cukup biaya dari dana darurat, untuk mengganti atau memperbaiki kerusakan tersebut.
Lantas, bagaimana jika belum memiliki kelebihan dana untuk mengatasi persoalan? Maka salah satu solusinya adalah mengajukan pinjaman dana yang kini bisa dilakukan dengan mudah melalui aplikasi pinjam uang seperti Tunaiku. Mengapa demikian? Karena Tunaiku merupakan salah satu produk pinjaman dana online dari PT Bank Amar Indonesia Tbk. Dimana PT Bank Amar Indonesia Tbk ini telah mendapat izin usaha sebagai bank konvensional dari OJK.
Tunaiku juga memudahkan freelancer untuk mengajukan pinjaman dana cepat dengan syarat cukup mudah. Hanya berbekal identitas dan tanpa agunan, pinjaman hingga dua puluh juta rupiah bisa didapatkan.
Proses pengajuannya pun cukup mudah. Dimulai dari mendaftar melalui aplikasi atau website resmi, menerima persetujuan, konfirmasi pinjaman, persetujuan dan dana pun langsung masuk ke rekening tujuan. Cukup mudah, bukan? Nah jika Anda seorang freelancer dan sedang membutuhkan dana, Tunaiku bisa menjadi solusinya.

