IMG 20210421 WA0085Anggota DPR RI Rudianto Tjen saat buka puasa bersama di Pondok Pesantren Tarbiyatul Mu'tadin.Foto : Devi/KABARBABEL.com

TOBOALI, KABARBABEL.COM – Anggota DPR RI Dapil Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Rudianto Tjen menghadiri kegiatan buka bersama dan silaturrahmi yang digelar oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Rabu (21/4) sore.

Kegiatan buka bersama dan silaturrahmi yang digelar di Pondok Pesantren Tarbiyatul Mu’tadin di Kelurahan Tanjung Ketapang, Toboali tersebut turut dihadiri Ketua DPD PDIP Babel Didit Srigusjaya dan Bupati Basel Riza Herdavid.

Ketua DPC PDIP Basel Erwin Asmadi, Wakil Bupati Basel Debby Vita Dewi dan Kapolres AKBP Agus Siswanto. Kegiatan safari ramadan yang digelar PDIP ini sudah kali ketiga dihadiri langsung oleh Anggota DPR RI Dapil Babel Rudianto Tjen.

Setelah sebelumnya digelar di Sungailiat, Bangka dan Koba, Bangka Tengah. Kepada wartawan, Anggota DPR RI Rudianto Tjen mengaku senang dapat berkumpul dan bersilaturahmi bersama anak-anak Pondok Pesantren Tarbiyatul Mu’tadin Toboali.

Wakil rakyat dari Fraksi PDIP ini mengajak kegiatan yang digelar di bulan baik ini dapat dijadikan momentum untuk kita semua agar lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalankan ibadah puasa.

“Selain sedikit berbagi kepada anak-anak, rencananya saya juga akan memberikan support terhadap pembangunan pondok pesantren ini agar bisa lebih baik. Semoga
Anak-anak ini dapat belajer dengan baik untuk menjadi generasi penerus kedepan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Basel Riza Herdavid mengaku bangga bersama kawan-kawan PDIP dapat menggelar kegiatan tersebut. Mungkin sampai hari ini baru PDIP yang menggelar acara seperti ini. Semoga acara seperti ini dapat jadi contoh bagi partai lain yang ada di Basel.

“Alhamdulillah pesantren ini juga dapat sentuhan langsung dari Pak Rudianto Tjen anggota DPR RI. Bahwa pembangunannya akan segera dirampungkan dan kita dari pemkab juga akan bergotong-royong kekurangan pembangunan nantinya,” ujarnya.

Riza mengatakan, pemerintah daerah akan tetap memberikan apresiasi kepada para santri dan santriwati yang berprestasi atau tahfidz quran dengan memberikan mereka pekerjaan di pemerintahan kendati hanya berstatus sebagai tenaga honorer.

“Kalau juga ada investasi yang masuk ke kami, para tahfidz quran dan santri berprestasi ini dapat kita berikan pekerjaan, mohon doanya dan dukungannya. Kemarin kebijakan saya mereka ditempatkan di satuan damkar, tapi kedepan bisa juga di sektor lain,” sebutnya.(dev)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *