IMG 20211026 WA0044IMG 20211026 WA0044

TOBOALI, KABARBABEL.COM – Belum genap satu bulan pasca ditemukannya mayat seorang perempuan di Jl Teratai RT 05 RW 06, Kelurahan Teladan diduga karena pembunuhan, insiden yang nyaris sama kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bangka Selatan.

Kali ini, insiden tragis berujung hilangnya nyawa seseorang terjadi pada Selasa (26/10) sekira pukul 00.30 WIB di sebuah area lokalisasi yang berada di Dusun Parit 9, Desa Gadung, Kecamatan Toboali, Bangka Selatan.

Pada peristiwa berdarah, RD (29) asal Jl Yos Sudarso, Kelurahan Tanjung Ketapang tewas pasca ditusuk oleh orang tidak dikenal (OTD). Sementara rekannya SR alias PY (37) selamat meski harus menjalani perawatan medis.

“Dapat kami sampaikan bahwa dini hari tadi telah terjadi tindak pidana penganiayaan menyebabkan korban meninggal dunia,” ujar Kapolres Basel AKBP Joko Isnawan melalui Kasatreskrim AKP Chandra, Selasa (26/10) sore.

Dia mengatakan peristiwa itu bermula pada saat SR alias PY bersama rekannya RD sedang duduk di sebuah warung di depan Cafe milik MS dengan ditemani oleh seorang perempuan inisial NY alias IN.

“Kemudian korban didatangi oleh orang tidak dikenal dan pelaku langsung menusuk korban atas nama SR alias PY dan mengejar rekannya RD. Setelah melancarkan aksinya pelaku langsung melarikan diri,” terangnya.

Akibat kejadian tersebut korban atas nama RD meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di RSUD Kabupaten Bangka Selatan. Sementara SR alias PY selamat meski harus menjalani perawatan Tim medis.

“Korban SR alias PY ini langsung dibawa rekannya ke Pusyandik Toboali untuk diobati karena mendapatkan tiga luka tusukan dibagian punggung. Dan untuk korban RD nyawanya tak tertolong dan meninggal dunia,” jelasnya.

Chandra mengatakan saat ini pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi. Serta menerjunkan buser Tim Panther Polres Basel untuk memburu pelaku.(dev)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *