TUKAKSADAI, KABARBABEL.COM – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VII Sumsel Babel melakukan peninjauan sejumlah kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Perhubungan Darat di Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (16/9) kemarin.
Staf BPTD Wilayah VII Sumsel Babel Novi Tri Susanto mengatakan peninjauan itu dilakukan untuk melakukan pengawasan terkait progres pembangunan sejumlah kegiatan DAK oleh Dinas PUPR dan Perhubungan Basel.
“Kita melakukan pengawasan kegiatan DAK hari ini di Pelabuhan Tukaksadai, ada dua item yang kita tinjau pertama kegiatan rehabilitasi dermaga ponton dan kedua rehabilitasi jalan lingkungan dan area parkir atau fasilitas darat,” ujarnya.
Selain melakukan pengawasan mereka datang ke sana juga untuk memberikan sejumlah masukan terkait pelaksanaan kegiatan DAK itu sehingga tidak ada potensi keterlambatan mengingat saat ini telah memasuki akhir tahun 2021.
Nantinya hasil tinjauan akan dilaporkan kepada pimpinan. Kabid Perhubungan Laut, ASDP dan Perhubungan Darat Dinas PUPRP Basel Budi Heriansyah membenarkan tahun 2021 Basel mendapatkan DAK dari Kemenhub RI.
Kucuran DAK dari Kemenhub meliputi sejumlah item. Rehabilitasi jalan lingkungan dan area parkir atau fasilitas darat senilai Rp1,3 miliar lebih dan rehabilitasi dermaga ponton Pelabuhan Sadai Rp3,9 miliar lebih.
“Kalau untuk Sadai ada dua kegiatan ya dan progresnya pembangunannya memang agak terlambat terkendala di material karena ponton dermaga dibuat di Pangkalpinang. Fasilitas darat besi dikirim dari Jakarta,” katanya.
Untuk mengantisipasi keterlambatan pelaksanaan kegiatan, pihaknya sudah memberikan imbauan kepada kontraktor proyek baik PT Menara Gading Sakti dan CV Cahayu Utama untuk dikebut pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Sementara untuk dua item lain ialah di Penutuk bikin dermaga rakyat, Tanjung Gading itu akan di bangun dermaga pelengsengan agar Kapal Feri bisa sandar. Total dua kegiatan itu sekitar 23 miliar, masing-masing sekitar 11 miliar,” katanya.
Sementara untuk di Kepulauan Pongok juga ada kegiatan DAK pembangunan dermaga rakyat yang menelan dana sekitar Rp2,9 miliar. Total kata Budi, Pemkab Basel tahun 2021 mendapat kegiatan DAK dari Kemenhub sebanyak 5 item.
“Progresnya baru 1 persen lebih untuk Dermaga Penutuk dan Tanjung Gading. Kalau sudah sampai materialnya mungkin dia akan naik drastis progres pembangunannya. Begitu juga dengan pembangunan kegiatan yang lain,” sebutnya.(dev)

