IMG 20210616 160630Bupati Bangka Mulkan. Foto : Hairul/Kabarbabel.com

SUNGAILIAT, KABARBABEL.COM – Kawasan kumuh di Kabupaten Bangka cukup banyak. Hal ini diakui oleh Bupati Bangka Mulkan, SH, MH saat di rumah dinas bupati, Rabu (28/7).

“Masih ada 49 hektare yang masuk kawasan kumuh dari 122 hektare,” kata Mulkan.

Salah satu kawasan kumuh berada di wilayah Nelayan II Sungailiat. Diharapkan tahun 2022 kawasan ini bisa direvitalisasi sama dengan kawasan Nelayan I.

“Memang penanganan kawasan kumuh di Kabupaten Bangka butuh sinergi semua. Penerapan Pentahelix,” tambahnya.

Selain itu, ada beberapa hal yang juga harus dipastikan. Baik lahan yang berstatus clean and clear hingga merubah mindset masyarakat. Sehingga sosialisasi harus dilakukan.

“Pemungkiman kumuh prioritas pemda. Jaminan kesehatan tidak terjamin dengan kawasan kumuh,” ucapnya.

Sementara, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kepulauan Bangka Belitung Miarka Risdawati menjelaskan, Program KOTAKU merupakan program peningkatan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di kawasan kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan.

Dengan tujuan menurunkan luas permukiman kumuh, mewujudkan kolaborasi penanganan kawasan kumuh dari berbagai stakeholder, serta menyediakan infrastruktur permukiman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *