IMG 20210405 WA0032Bupati Bangka Mulkan. Foto : Hairul/Kabarbabel.com

SUNGAILIAT, KABARBABEL.COM – Bupati Bangka Mulkan, SH, MH meluruskan informasi adanya ketidakharmonisan antara Pemerintah Kabupaten dengan DPRD Kabupaten Bangka.

Senin (7/6) siang, Mulkan langsung mengundang Ketua DPRD Bangka Iskandar Sidi bersama para Ketua Komisi guna mengklarifikasi hal tersebut.

“Hari ini kami mengundang pimpinan, ketua komisi guna mengklarifikasi berita kurang sedap. Hubungan kita dengan legislatif harus harmonis,” kata Mulkan di rumah dinas usai rapat bersama pimpinan DPRD, Senin (7/6).

Mulkan mengatakan, terjadi kesalahpahaman karena tingkat emosional sehingga sulit untuk mengontrol. “Saya pikir tidak ada mosi tidak percaya, karena emosi jadi tidak terkontrol. Ini kesalahpahaman saja. Sampai hari ini tidak ada disampaikan DPRD ke Pemkab Bangka,” ucapnya.

Sebelumnya, muncul wacana DPRD Kabupaten Bangka kembali menyatakan mosi tidak percaya ke Sekda Bangka. Mosi tidak percaya ini merupakan yang kedua kalinya dilontarkan oleh legislatif di Kabupaten Bangka kepada sekda.

Mosi tidak percaya itu ditenggarai oleh kekecewaan para anggota DPRD Bangka dengan Sekda Bangka karena tidak pernah hadir dalam rapat ketika diundang.

Ketua DPRD Bangka, Iskandar Sidi saat dihubungi melalui sambungan teleponnya mengatakan bahwa pihaknya memang melakukan mosi tidak percaya dengan sekda bangka.

“Saya lagi diluar (dinas luar-red), iya benar kami nyatakan mosi tidak percaya ke sekda. Untuk lebih jelasnya silahkan tanya ke Pak Mendra atau Pak Rendra,” ungkapnya.

Namun Mendra Kurniawan selaku Wakil Ketua I DPRD Bangka mengaku tidak tahu pasti penyebab adanya mosi tidak percaya tersebut.

“Iya memang ada (mosi tidak percaya-red) tapi kita harus tahu dulu apa sebabnya. Sampai saat ini saya saja tidak tahu apa itu (sampai adanya mosi tidak percaya-red),” ujarnya.

Politisi partai Gerindra itu menduga mosi tidak percaya itu diambil karena sekda bangka masih melakukan kesalahan yang sama seperti sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *