Sungailiat – Dari penataan kawasan Kampung Pecinan sampai gagasan kawasan Melayu, muncul dalam giat Ngopi Ngobrol Santai, yang digelar FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Bangka, Jumat (17/07/2026) di Warkop Bang Alan Sungailiat.
Dalam sambutannya Plt Sekda Bangka, Asep Setiawan menyebutkan rencana penataan beberapa kawasan di Bangka. Diantaranya akan ditetapkan pusat penggerak ekonomi masyarakat Kawasan Pecinan Harmoni dan kawasan Melayu, melalui peraturan bupati, dan ada juga untuk tempat pengobatan tradisional dan modern.
“Begitu pentingnya menjaga kerukunan antara gama, guna mensukseskan program pemerintah daerah Bangka harmoni. Yang dimaksud harmoni, bukan hanya soal tidak mengganggu, tetapi juga saling menghargai serta menghormati,” sebutnya.
Sedang Ketua FKUB Kabupaten Bangka, Husen Jais, mengungkapkan bahwa FKUB siap menerima masukan, saran dan keritikan. FKUB menjadi wadah silaturahmi untuk mempererat hubungan antar umat beragama sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga persatuan.
“Terimakasih atas saran masukan yang tadi dilontarkan rekan-rekan media. Semua masukan akan dijadikan pegangan melangkah kedepannya, ” jelasnya.
Sementara Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bangka, Romlan, S.Ag, mengatakan bahwa kegiatan ngopi bareng ini merupakan salah satu upaya memperkuat komunikasi dan kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.
“Bangka ini tidak saja kaya akan hasil timah, maupun tempat wisatanya indah. Namun juga warga masyarakatnya kaya akan keharmonisan, ” ujarnya.(heru tlegu)
