TOBOALI, KABARBABEL.COM – Pemkab Bangka Selatan memastikan stok sapi potong dan daging sapi aman jelang momentum Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Untuk itu warga diminta tidak khawatir meski harga diperkirakan akan naik.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Basel Suhadi saat ini jumlah sapi setelah dimonitoring di masyarakat atau pun di penangkaran kurang lebih mencapai 155 ekor siap potong.
“Ini juga terdiri dari sapi yang dipelihara di masyarakat dalam program KUR 110 ekor, di penangkaran 5 sampai 10 ekor. Dan di pedagang terhitung dari tanggal 14 kemarin itu ada 40 ekor,” katanya, Selasa (19/4).
Melihat kondisi sekarang, kata Suhadi, bisa dipastikan stok daging sapi di Basel dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Hanya saja, untuk harga diperkirakan naik hingga Rp200 ribu perkilogram.
“Stok sapi mencukupi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Perkiraan cukup dengan sapi yang ada saat ini. Kalau harga untuk saat ini Rp160 ribu per Kg, bisa juga naik sampai Rp200 ribu,” kata Suhadi.
Kenaikan harga daging sapi, kata Suhadi dikarenakan permintaan banyak, sementara stok daging sapi semakin menipis.
“Kami akan pantau harga (HET) terlalu tinggi, bila terlalu tinggi kami minta untuk disesuaikan. Kalau tidak akan koordinasi dengan buloq selaku cadangan pangan nasional, mereka bisa mensuplai daging beku,” ujar dia.
Kata dia, pihaknya akan mantau persediaan sapi siap potong sampai menjelang lebaran. Kalau kebutuhannya meningkatkan tentu saja pihaknya akan meminta penambahan.
“Tergantung kebutuhan, kalau meningkatkan mereka (peternakan-red) akan mendata kembali, dan akan memasok sapi siap potong dari Pangkalpinang atau luar Pulau Bangka,” ucapnya.(dev)

