Kabarbabel.com, Bangka – Sesuai capaian dari 1064 hektar yang harus ditanam, kita baru bisa tanam 154,75 hektar atau baru tanam 15 persen.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Bangka, Syarli Nopriansyah pada Rapat Koordinasi Swasembada Pangan Kabupaten Bangka, Rabu (07/05/2025) di Ruang Parai Tenggiri Kantor Bupati Bangka.

Dikatakan lebih lanjut Syarli Nopriansyah kurangnya maksimal menggarap lahan, itu yang harus dibahas dalam rapat ini. Kita harus jujur dengan kondisi yang ada didaerah ini dan kita segera mengambil langkah guna merealisasikan progres kedepannya.

“Kami berharap dalam pertemuan ini ada masukan, informasi dari PPL, Gapoktan, Babinsa dan yang terkait lainnya. Untuk merekomendasikan kita segera mengawali kerja, ” jelasnya.

Syarli menambahkan dari Dinas Pangan Pertanian langkah yang akan diambil guna memenuhi target, kami targetkan desa Kimak seluas 100 hektar yang sudah ditanam seluas 56 hektar dan sisa 44 hektar akan segera digarap. “Hari jumat minggu ini akan dimulai penggarapan lahan dengan menempatkan alat berat, sehingga dua bulan kedepan sudah bisa tanam,” tuturnya.

Diakui bahwa untuk pencapaian target dan progres banyak hambatan. Seperti rekan-rekan PPL mengeluh benih belum ada serta, hambatan lainnya. Namun kita harus bisa menyelesaikan persoalan dalam merealisasikan target dengan segala upaya. Tentunya pimpinan pusat tidak mau tahu dengan kondisi yang ada didaerah dan tahunya semua berjalan dengan baik.

“Makanya sangat kita harapkan dalam pertemuan sekarang ini, ada masukan positif dari semua pihak yang terkait dengan dinas pangan dan pertanian. Yaitu rekomendasi untuk memulai bergerak menuju pencapaian target tanam, “harap Syarli.

Hadir dalam kegiatan Pasi Ter Kodim 0413/Bangka Mayor Arm Suparjana, dan PPL, Gapoktan serta undangan lainnya. (eru)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *