Pangkalpinang – Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, EM Osykar, menegaskan bahwa pemuda tidak cukup hanya menyuarakan semangat perubahan melalui kata-kata, tetapi harus mampu menunjukkan kontribusi nyata dalam menentukan arah dan kemajuan bangsa. Semangat patriotisme, kegigihan, dan empati perlu diwujudkan melalui tindakan, kepedulian, serta tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Pemuda tidak cukup hanya berbicara tentang perubahan, tetapi harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Semangat patriotisme, kegigihan, dan empati harus diwujudkan melalui tindakan konkret, menjaga persatuan, serta mengambil peran aktif dalam mengawal demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas,” ujar Osykar.
Hal tersebut disampaikan EM Osykar saat bertindak sebagai pembina upacara dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 dengan tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Sekretariat Bawaslu Babel, Rabu (28/10/2026).
Upacara tersebut diikuti oleh seluruh jajaran Sekretariat Bawaslu Babel. Osykar berharap momentum Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat bagi generasi muda untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat persatuan, dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa.
Dalam konteks demokrasi, kontribusi nyata pemuda dapat diwujudkan melalui partisipasi aktif, sikap kritis dan bertanggung jawab, penolakan terhadap politik uang dan penyebaran hoaks, serta kepedulian dalam mengawasi proses pemilu demi terwujudnya demokrasi yang berkualitas.
