Sungailiat — Kondisi lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Bangka yang berbulan-bulan mati total akhirnya memicu reaksi keras dari kalangan legislatif. Tak ingin keamanan warga terancam saat berkendara di malam hari, Komisi III DPRD Kabupaten Bangka mendatangi Kantor PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung untuk menagih kepastian migrasi sistem pembayaran listrik PJU, dari prabayar (token) ke pascabayar.

Langkah cepat ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi III, Firmansyah Levi, S.H., didampingi Sekretaris Komisi III Dodi Sadri, S.T., serta para anggota komisi: Rizal Mustaktim, S.I.P., Deni Martadiansyah, S.Kom., dan Muhammad Idrus, S.Kom.

Kegelisahan Warga dan Ancaman Keselamatan

Langkah tegas DPRD Bangka ini merupakan kelanjutan dari gelombang keluhan masyarakat yang masuk selama berbulan-bulan. Banyak titik jalan utama mendadak gelap gulita, bukan hanya karena kerusakan teknis, tetapi lantaran kehabisan token listrik.

“Lampu jalan ini vital untuk keselamatan dan keamanan masyarakat pengguna jalan. Sangat miris kalau jalanan harus gelap gulita hanya gara-gara tokennya habis,” tegas Rizal Mustaktim, S.I.P., anggota Komisi III DPRD Bangka, Rabu (12/8/2026).

Pihak PLN Wilayah Bangka Belitung mengonfirmasi dalam kunjungan DPRD Bangka bahwa proses peralihan sistem pembayaran PJU terus berjalan secara bertahap. Target Terpasang pada Juli–Agustus ada ada 45 titik PJU di kawasan Kota Sungailiat telah resmi dimigrasikan ke sistem pascabayar sesuai usulan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangka. Hal ini diharap mengurangi risiko padam mendadak akibat kehabisan token.

Menurutnya, selanjutnya pemasangan di titik-titik baru masih menunggu pengajuan berkas resmi dari Pemerintah Kabupaten Bangka. DPRD Bangka mendesak Pemkab Bangka dan Dishub untuk bergerak lebih cepat dalam menyetorkan data titik PJU sisanya.

“Diharapkan seluruh titik PJU di wilayah Kabupaten Bangka sudah sepenuhnya beralih ke sistem pascabayar, sehingga masyarakat dapat menikmati jalanan yang terang, aman, dan nyaman tanpa hambatan.” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *