Pangkalpinang – Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 253 penumpang Kapal Motor (KM) Sewindu yang tidak dapat bersandar di Pelabuhan Pangkalbalam, setelah alur pelayaran menuju pelabuhan tertutup akibat kapal kandas, Senin 13 Juli 2026.

Operasi evakuasi dilakukan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pangkalpinang bersama Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepulauan Bangka Belitung, KSOP Pangkalbalam, dan Pelindo menggunakan Kapal Negara (KN) SAR Karna.

Nakhoda KM Sewindu, Fajrul A. menjelaskan insiden bermula saat KM Sewindu yang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Priok dijadwalkan bersandar di Pelabuhan Pangkalbalam pada Senin sore. Namun, kapal tidak dapat memasuki pelabuhan karena alur pelayaran di sekitar Toren Gosong terhalang Kapal Alken Pesat yang kandas setelah diterjang cuaca buruk.

Advertisement
“Jadi kita terpaksa bertahan di perairan. Karena persediaan logistik makanan di atas kapal mulai habis,” katanya.

Sementara Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, menyebutkan menerima laporan tersebut, tim langsung melakukan evakuasi penumpang.

Advertisement
“Dari total 253 penumpang, sebanyak 252 orang tiba dalam kondisi sehat dan langsung diserahkan kepada keluarga maupun pihak terkait,” kata Mikel. Sementara satu penumpang harus dilarikan ke Rumah Sakit Bakti Timah untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Ia juga menegaskan Basarnas akan terus bersiaga memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan bagi masyarakat yang menghadapi kondisi darurat.

Setelah seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan aman, operasi SAR gabungan di perairan Pangkalbalam resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *