IMG 20220419 WA0032IMG 20220419 WA0032

TOBOALI, KABARBABEL.COM – Target produksi padi di Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengalami penurunan angka sekitar 2 ribu ton pada tahun 2022 ini, Selasa (19/4).

Pasalnya, pada tahun 2021 kemarin itu target produksi padi mencapai 29 ribu ton namun di tahun 2022 hanya diangka 27.136 ton. Seperti dikatakan Kepala DPPP Basel Suhadi kepada wartawan.

Suhadi mengatakan, penurunan target produksi padi disebabkan pengaruh sosial dengan adanya alternatif usaha bidang lainnya sehingga mempengaruhi kinerja pertanian.

“Tagret tahun 2021, 29 ribu ton tercapai. Mudah-mudahan di tahun ini targetnya tercapai karena kami memperhitungkan luas tanam. Dan ini tetap kita kejar dan pertahankan untuk luas tanamnya,” ujarnya.

Sebenarnya, ada peningkatkan produksi gabah tahun 2022 ini yakni 30.000 ton. Namun setelah di koreksi dengan luas tanam sehingga pihaknya menargetkan 27.136 ton sesuai dengan jumlah luas tanam.

“Kita tetap berusaha meningkatkan produksi padi dari tahun sebelumnya. Dengan memotivasi masyarakat untuk tetap melakukan penanaman,” ucapnya.

Suhadi menambahkan, sejauh ini tidak ada kendala di sektor petani hanya saja ada di beberapa desa yang belum memiliki irigasi yang baik. Sehingga ketika datang hujan deras terjadi banjir dan ketika musim panas terjadi kekeringan.

“Kalau desa yang sudah memiliki saluran irigasi yang baik aman. Melihat kondisi tahun kemarin tidak ada yang gagal panen,” ujarnya.

Guna mengantisipasi gagal panen, yang disebabkan hama. Pihaknya sudah menyiapkan fasilitas obat-obatan dan masalah irigasi pihaknya juga mengimbau tetap melakukan perbaikan pengembangan rehabilitasi irigasi.(dev)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *