SUNGAILIAT, KABARBABEL.COM – Surif alias Arif (26) warga asal Lampung Tengah merenggang nyawa di Rumah Sakit Provinsi Soekarno Hatta, setelah diduga dikeroyok lima orang remaja di Pantai Pukan Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka, Sabtu (1/1/22) malam. Korban diduga terlibat perselisihan lantaran mencuri sebuah handphone.
Sebelum meregang nyawa, korban bersama rekannya dan juga para pelaku bersantai di Pantai Pukan sambil menenggak minuman keras (miras) jenis arak dan bir.
Salah satu pelaku Ri awalnya mengaku kehilangan handphone pada Jumat (20/1) malam saat menginap di Desa Airduren. Lalu saat minum miras di Pantai Pukan terjadi perselisihan soal handphone yang kemudian teman pelaku melihat Hp milik Ri terjatuh dari baju korban.
Sontak hal ini memicu Son melakukan pemukulan diikuti teman-temannya. Salah satu rekan korban, Z melihat korban dipukul dengan tangan kosong serta sebuah benda warna putih mirip sabuk tak berani berbuat banyak karena diancam para pelaku. Usai dipukul, korban tidak berdaya dengan sejumlah luka babak belur di bagian wajah dan beberapa bagian tubuh lainnya.
“Baru jam sebelas malam itu dibawa ke rumah sakit dengan teman-teman. Meninggalnya tadi sore jam tiga (2/1/22),” kata Z salah satu rekan korban.
Pelaku yang tertangkap pertama kali dua orang Hi, Hen di Desa Airduren, Mendo Barat, lalu Son di Petaling Mendo Barat, dan Ri Pangkalpinang. Satu pelaku lagi yang telah diketahui identitasnya masuk dalam daftar pencarian orang.
“Kami mukul karena korban pas begagit (becanda) jatuh Hp temen kami (Ri) yang ilang. Trus temen kami bilang itu HP-nya. Saya mukul pertama lalu ada yang pukul pakai tangan, pakai sabuk,” kata Son.
Dari kejadian ini Son cs mengaku tidak mengetahui korban meninggal dunia akibat dianiaya malam itu. Akibat kejadian ini, Son cs di gelandang ke Mapolres Bangka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kapolres Bangka AKBP Indra Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Ayu Kusuma Ningrum membenarkan kejadian ini. Para pelaku terkait pasal 170 KUHP yang merupakan pengeroyokan hingga menyebabkan korban kehilangan nyawa.
Korban Surip diduga dipukul teman-temannya yang sedang mabuk dengan dugaan jumlah pelaku sementara lima orang.
“Sementara pelaku yang diamankan empat orang, satu orang dalam pengejaran. Korban meninggal dunia saat berada di rumah sakit, beberapa saat usai kejadian,” sebut Ayu Kusuma Ningrum.
Para pelaku diringkus Tim Kelambit Satreskrim Polres Bangka dan Satintelkam dan dibantu Polsek Unit Reskrim Mendo Barat 5 jam usai laporan polisi disampaikan rekan korban, satu persatu pelaku berhasil diciduk.Pihak kepolisian mengimbau pelaku yang tersisa menyerahkan diri untuk mempertanggungkan perbuatannya.

