RIAUSILIP – Kebakaran melanda bagian dapur dan gudang penyimpanan sebuah rumah di Desa Deniang, Kabupaten Bangka, Selasa (20/10/2026) sore. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Plt Kasatpol PP Kabupaten Bangka, Achmad Suherman, mengatakan kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.42 WIB. Api diduga berasal dari korsleting listrik yang kemudian merambat ke sejumlah peralatan elektronik dan gudang penyimpanan.
“Diduga kebakaran berawal dari korsleting listrik yang kemudian merambat ke peralatan elektronik dan gudang penyimpanan hingga mengenai bagian bangunan rumah,” kata Achmad Suherman.
Berdasarkan laporan petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangka, rumah tersebut diketahui milik Yuliarno yang beralamat di KD Koba, Desa Deniang.
Setelah menerima laporan, Regu 1 Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangka langsung menuju lokasi pada pukul 17.47 WIB dengan mengerahkan Unit 02 dan Unit 04.
“Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 17.58 WIB dan langsung melakukan pemadaman pada bagian dapur serta gudang yang terbakar,” ujarnya.
Dalam proses pemadaman, petugas juga melakukan pendinginan terhadap bangunan dan mengurai material yang masih mengeluarkan asap. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala maupun merambat ke bagian rumah lainnya.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.15 WIB. Petugas kemudian melakukan pengecekan akhir untuk memastikan kondisi benar-benar aman.
Adapun objek yang terdampak dalam kejadian tersebut yakni bagian dapur rumah dan gudang penyimpanan. Sejumlah peralatan dapur, satu unit sepeda motor, serta barang-barang yang berada di dalam gudang turut terbakar.
“Untuk perkiraan kerugian akibat kebakaran tersebut masih dalam proses pendataan dan belum terinvestigasi,” kata Achmad.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai, situasi di lokasi dinyatakan aman dan terkendali.
“Kami senantiasa mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang dapat dipicu gangguan pada instalasi listrik maupun penggunaan peralatan elektronik,” tutupnya
