Pangkalpinang, Kabarbabel.com – Pemerintah Kota Pangkalpinang mendorong kegiatan keagamaan menjadi bagian dari upaya memperkuat ukhuwah dan kebersamaan masyarakat. Salah satunya melalui Pangkalpinang Bersholawat yang menghadirkan Syeikh Syekh Syarif Prof. Dr. Muhammad Fadhil Al Jailani Al Hasani Al Husseini dari Istanbul, Turkiye, Sabtu (3/10/2026) malam.
Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin mengatakan Pangkalpinang Bersholawat menjadi momentum untuk memperkuat kehidupan keagamaan sekaligus membangun kebersamaan masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi membawa nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Saparudin, kegiatan yang mempertemukan pemerintah, ulama dan masyarakat seperti ini dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarmasyarakat. Nilai ukhuwah juga dinilai penting dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis di Kota Pangkalpinang.
“Melalui kegiatan Pangkalpinang Bersholawat ini, kita ingin menyatukan hati dan memperkuat ukhuwah masyarakat. Semoga semangat cinta kepada Rasulullah dapat menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari,” ujar Saparudin.
Pangkalpinang Bersholawat mengusung tema “Sahabat, Satukan Hati, Bangun Ukhuwah dalam Cinta Rasulullah”. Kegiatan dipusatkan di Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang dan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan Syeikh Syarif Prof. Dr. Muhammad Fadhil Al Jailani Al Hasani Al Husseini dari Istanbul, Turkiye, yang dikenal sebagai cicit ke-25 dari Syekh Abdul Qodir Al-Jailani. Kehadirannya menjadi bagian utama dalam rangkaian Pangkalpinang Bersholawat.
Saparudin menilai kegiatan keagamaan memiliki ruang penting dalam pembangunan masyarakat. Menurutnya, pembangunan kota tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga bagaimana membangun kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.
“Pembangunan kota juga harus diimbangi dengan pembangunan kehidupan masyarakat. Kita ingin Pangkalpinang tumbuh sebagai kota yang maju, tetapi tetap memiliki masyarakat yang religius, saling menghormati dan menjaga kebersamaan,” katanya.
Pangkalpinang Bersholawat turut melibatkan Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna serta Habib Abdullah Thohir Shahab selaku Pembina Maulid Arba’in Kota Pangkalpinang. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mempererat hubungan sosial.
Saparudin berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat. Menurutnya, ruang-ruang keagamaan perlu terus dihidupkan agar nilai kebersamaan dan kepedulian semakin kuat di tengah masyarakat.
“Harapan kita, Pangkalpinang Bersholawat ini bukan hanya menjadi kegiatan satu malam, tetapi menjadi momentum untuk terus menjaga ukhuwah, memperkuat kepedulian dan membangun kebersamaan di Kota Pangkalpinang,” tutup Saparudin.
