SUNGAILIAT — Kabar membanggakan datang dari dunia seni pertunjukan Kabupaten Bangka. Bangka Dif Art Community, grup perkusi yang beranggotakan peserta didik Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Sungailiat, akan tampil dalam Indonesia Drumer & Perkusi Festival (IDPFest) 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
IDPFest 2026 sekaligus menjadi momentum 1 Dekade IDPFest dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni 4, 5, dan 6 September 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Bangka Dif Art Community akan tampil mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kehadiran mereka menjadi kesempatan bagi para peserta didik SLB Negeri Sungailiat untuk menunjukkan kemampuan dan potensi seni yang dimiliki di hadapan penonton dari berbagai daerah.
Bangka Dif Art Community merupakan grup perkusi yang terdiri dari peserta didik dengan beragam hambatan, di antaranya hambatan intelektual, penglihatan, dan motorik.
Pelaku seni sekaligus penerima dana Indonesiaraya, Yudi Febro, S.Pd., turut berperan dalam menghadirkan peserta didik penyandang disabilitas dalam pertunjukan seni di ajang IDPFest 2026.
Menurut Yudi, keterlibatan para peserta didik tersebut bukan hanya berkaitan dengan pertunjukan seni, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan diri mereka.
Ia berharap kesempatan tampil di panggung dengan penonton dalam jumlah besar dapat memberikan pengalaman positif bagi para peserta didik.
“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan rasa percaya diri kepada peserta didik ketika tampil di hadapan penonton yang banyak,” ujar Yudi.
Bangka Dif Art Community sendiri dibimbing oleh Teguh Sucipto, guru SLB Negeri Sungailiat. Ia menilai peserta didik di sekolah luar biasa tidak seharusnya hanya dilihat dari hambatan atau keterbatasan yang dimiliki.
Menurutnya, setiap peserta didik memiliki potensi yang dapat dikembangkan apabila diberikan kesempatan, pendampingan, dan latihan secara berkelanjutan.
“Peserta didik di sekolah luar biasa jangan hanya dilihat dari kekurangan atau hambatannya. Mereka juga memiliki potensi yang bisa dilatih dan dikembangkan,” kata Teguh.
Persiapan penampilan Bangka Dif Art Community juga mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pupung D. Damayanti, selaku Sub Koordinator Kebudayaan dan Kesenian Tradisional pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudkepora) Babel, secara langsung meninjau latihan para peserta didik di SLB Negeri Sungailiat.
Dalam kunjungan tersebut, Pupung memberikan dukungan dan apresiasi atas kesempatan yang diperoleh Bangka Dif Art Community untuk tampil pada IDPFest 2026 di Jakarta.
Ia juga memberikan semangat kepada para peserta didik dan mendoakan agar seluruh rangkaian kegiatan serta perjalanan menuju Jakarta dapat berlangsung lancar.
Sementara itu, Kepala SLB Negeri Sungailiat, Warsih, berharap kegiatan seni yang memberikan ruang kepada peserta didik berkebutuhan khusus untuk tampil di depan publik dapat terus dilaksanakan.
Menurutnya, kesempatan tersebut penting agar peserta didik tidak hanya mendapatkan pembelajaran di lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan mereka kepada masyarakat.
Ia berharap semakin banyak kegiatan serupa yang dapat diikuti para peserta didik, sehingga potensi yang mereka miliki dapat terus diasah dan dikembangkan.
Keikutsertaan Bangka Dif Art Community dalam IDPFest 2026 menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan menjadi penghalang bagi peserta didik untuk berkarya. Melalui seni dan ruang tampil yang inklusif, mereka mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan bahwa setiap individu memiliki potensi yang layak untuk dikembangkan dan diapresiasi.

