KOBA, KABARBABEL.COM – Aksi Juwita Bahar, Coconut Treez dan Melanie sukses menghibur ribuan masyarakat Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dalam acara pagelaran seni dan budaya bertajuk Kobalorasi Fest 2023 pada Jumat (20/1) malam lalu.
Selain itu, penampilan grup Barongsai, pencak silat dari organisasi PSHT serta dua grup band lokal Desvin n Dejanaira dan Koba Reggaeneration menambah kemeriahan acara yang berlangsung di kawasan objek wisata Pantai Kebang Kemilau, Kelurahan Arungdalam, Koba tersebut.
Acara ini semakin bertambah meriah di mana saat aksi kocak MC Ajul Jiung mengomandoi jalannya kegiatan. Tidak hanya pada malam harinya saja, siang di hari itu juga ada serangkaian acara menarik lainnya yang telah disusun panitia seperti festival kuliner dan Riding Vespa Bareng Bupati Algafry.
Bupati Bateng Algafry Rahman berujar, acara pagelaran seni dan budaya tidak hanya sebagai ajang untuk menghibur masyarakat, melainkan untuk memulihkan kembali ekonomi setelah kurang lebih dua tahun belakangan ini pandemi Covid-19 melanda tanah air. Juga di Negeri Selawang Segantang.
“Alhamdulillah, festival ini baru bisa terselenggara pada tahun ini, setelah Covid-19 melanda negeri ini dan Bateng dua tahun terakhir. Semoga masyarakat terhibur dengan Kobalorasi Fest 2023 dan kembali bersemangat menjalani aktivitas di tahun ini,” sebut Bupati Bateng Algafry Rahman.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Acara Fani Hendra Saputra mengungkapkan, kegiatan pagelaran seni dan budaya ini melibatkan semua unsur masyarakat mulai dari Komunitas Vespa, para pelaku UKM, KNPI dan semua OPD di lingkungan Pemkab Bateng dan unsur lainnya. Termasuk juga awak media.
“Alhamdulillah kegiatan yang diinisiasi oleh kami bertajuk Kobalorasi Fest 2023 berjalan sukses dan meriah. Kami mengucapkan terima kasih banyak untuk kepada seluruh pihak yang turut membantu suksesnya acara yang menggunakan konsep toleransi dan kebhinekaan,” ujar Fani Hendra Saputra.
Pria yang juga menjabat Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Bateng ini menambahkan, konsep kebhinekaan pada acara ini tidak hanya sekadar kata saja. Melainkan memang semua elemen budaya, suku, ras dan agama terlibat serta dipadukan menjadi satu.
“Ini memang jadi ajang hiburan kepada masyarakat dari Bapak Bupati Algarfy Rahman. Sekali lagi kami panitia acara mengucapkan terima kasih kepada tim penghibur, mulai dari artis, komunitas barongsai, reog, dambus, silat, musik modern, jvespa, para pelaku UMKM, awak media dan lainnya,” ucapnya.
Dia harap, kegiatan ini dapat memantik organisasi atau komunitas lain agar lebih kreatif lagi ke depannya. Dapat berpartisipasi membangun daerah dengan menggelar kegiatan-kegiatan positif dengan kerja nyata sehingga efek dominonya peningkatan kualitas SDM dan ekonomi masyarakat.(dev)
