SUNGAILIAT, KABARBABEL.COM – Perguruan Pencak Silat Rajawali yang ada di Mendobarat Kabupaten Bangka menggelar ujian kenaikan tingkat dan sabuk di Pantai Takari, Sungailiat, Minggu (17/7). Sebanyak 80 pesilat dari berbagai usia, ikut serta dalam kegiatan tersebut.
Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bangka Hairul dalam sambutannya mengapresiasi apa yang dilakukan PPS Rajawali. Menurut Hairul, PPS Rajawali sangat konsisten mengembangkan salah satu budaya asli bangsa Indonesia ini.
“Banyak anak-anak kecil yang ikut latihan. Usia-usia sekolah dasar. Ini bukan sesuatu yang mudah dalam melatih mereka. Konsistensi sangat diperlukan. Untuk itu, IPSI Bangka sangat mengapresiasi hal tersebut,” kata Hairul.
Hairul menantang, para pendekar PPS Rajawali untuk bisa membuka tempat latihan yang baru. Menurut dia, banyak potensi-potensi tempat latihan yang bisa dibuka. Salah satunya di sekolah-sekolah.
“Silahkan, para pesilat dan pelatih PPS Rajawali untuk dapat melebarkan sayapnya dengan membuka latihan di tempat lain,” ucapnya.
Kepala Desa Petaling Banjar Mendobarat, Kabupaten Bangka Mahrob mengatakan, dengan adanya latihan pencak silat maka banyak anak-anak yang bisa belajar seni tradisi Indonesia. Dijelaskan, saat ini, gadget menjadi salah satu pilihan anak-anak dalam menghabiskan waktu.
“Dengan keikutsertaan anak-anak latihan silat, maka bisa belajar tentang bela diri, seni tradisi, sampai bisa berprestasi melalui pertandingan-pertandingan,” tutupnya.
Sementara, Ketua PPS Rajawali Abdul Wahab mengatakan, ada 80 peserta yang ikut serta dalam ujian tingkat dan pengambilan sabuk. “Kegiatan ini rutin kita gelar setiap tahun. Sebagai bentuk silaturahmi dan menjalankan program,” singkatnya.

