SUNGAILIAT, KABARBABEL.COM – Bupati Aceh Timur Teungku Hasballah M. Thaib melihat langsung proses pengolahan sagu dan tapioka di PT Bangka Asindo Agri (BAA), Selasa (24/5).
Bersama Deputi Pangan dan Agribisnis Kemenko Pertanian Diah Suradiraja dan M. Syaifullah, Bupati Aceh Timur memberikan apresiasi pengelolaan yang dilakukan PT BAA.
“Kedatangan kita disini lantaran Aceh Timur sebagai sebuah wilayah yang luas dan memiliki potensi yang sangat besar untuk menanam singkong. Kita juga punya potensi sagu yang besar,” kata dia.
Sagu disampaikannya menjadi bahan pangan alternatif sebagai pengganti beras. Untuk itu, kehadirannya di PT BAA guna melihat secara langsung proses dari awal hingga menjadi produk. “Bahkan mereka ini pengolahan zero dan bersih. Ini patut kita contoh,” ucapnya.
Diakuinya, Aceh Timur dengan luas 6000an kilometer persegi memiliki lahan pertanian yang sangat besar. Terutama sawah yang memiliki potensi besar sehingga surplus secara nasional. “Ini semua demi membangun pangan nasional,” ucapnya.
Diah Suradiraja, Deputi 2 Pangan dan Agribisnis Kemenko Pertanian menambahkan, pengolahan singkong dan sagu menjadi bahan deservikasi pangan kedepan. Apalagi saat ini, milenial lebih cenderung memilih makanan yang sehat.
“Sagu menjadi pangan nasional. Jadi jangan hanya tergantung beras semata. Ini menjadi keberlanjutan pangan kedepan,” ucapnya.

