Pangkalpinang, Kabarbabel.com – Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang akan menjadi ruang berkumpul masyarakat dalam suasana religius melalui Pangkalpinang Bersholawat, Sabtu (3/10/2026) malam.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Pangkalpinang tersebut menghadirkan Syeikh Prof. Dr. Muhammad Fadhil Al-Jailani dari Istanbul, Turkiye. Mengusung tema “Sahabat: Satukan Hati, Bangun Ukhuwah dalam Cinta Rasulullah”, kegiatan ini tidak hanya diisi lantunan sholawat, tetapi juga pembacaan Maulid karya Sulthonul Auliya Syekh Abdul Qodir Al-Jailani.

Kehadiran Syeikh Fadhil Al-Jailani menjadi salah satu daya tarik utama kegiatan tersebut. Ia dikenal sebagai cicit ke-25 dari Sulthonul Auliya Syekh Abdul Qodir Al-Jailani.

Lebih dari sekadar agenda keagamaan, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum memperkuat kebersamaan masyarakat melalui nilai-nilai yang terkandung dalam sholawat dan Maulid.

Wali Kota Pangkalpinang, Prof. H. Saparudin Masyarif atau Prof. Udin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan ruang keagamaan yang dapat diikuti masyarakat secara bersama-sama.

Menurutnya, kegiatan keagamaan di ruang publik dapat menjadi momentum untuk mengingat kembali pentingnya akhlak, kedamaian, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama.

“Melalui Pangkalpinang Bersholawat, kita ingin menghadirkan suasana yang menyejukkan sekaligus mengajak masyarakat untuk semakin dekat dengan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW,” kata Prof. Udin, Selasa (29/9/2026).

Ia mengatakan pembangunan sebuah kota tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membutuhkan kehidupan sosial masyarakat yang dibangun dengan nilai kebersamaan dan kepedulian.

Karena itu, momentum Pangkalpinang Bersholawat diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk sejenak berkumpul, bersholawat, sekaligus memperkuat hubungan antarsesama.

“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan menjadi momentum bagi kita semua untuk terus menjaga kebersamaan, kedamaian serta membangun Pangkalpinang dengan semangat yang baik,” ujarnya.

Pangkalpinang Bersholawat dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai di Alun-Alun Taman Merdeka.

Masyarakat dapat mengikuti langsung rangkaian kegiatan, mulai dari sholawat bersama hingga pembacaan Maulid.

Dengan konsep tersebut, Taman Merdeka tidak hanya menjadi ruang publik untuk aktivitas masyarakat, tetapi juga menjadi tempat berkumpul dalam suasana spiritual dan mempererat ukhuwah warga Pangkalpinang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *