Oplus_16908288

Bangka, Kabarbabel.com – Keterbatasan anggaran yang dihadapi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bangka dalam persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kepulauan Bangka Belitung 2026 menjadi perhatian sejumlah tokoh olahraga dan anggota DPRD Kabupaten Bangka.

Tokoh olahraga Bangka, Suharto, menilai persoalan kekurangan anggaran dapat diatasi apabila Pemerintah Kabupaten Bangka mengambil langkah konkret dengan mengajak perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di daerah untuk berpartisipasi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Bupati perlu mengundang perusahaan-perusahaan besar yang berinvestasi di Bangka, seperti Bank Sumsel Babel, perusahaan perkebunan kelapa sawit, PLN, dan lainnya. Mereka juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut mendukung kemajuan olahraga daerah,” kata Suharto saat ditemui di Kantor KONI Bangka, Sabtu (18/7/2026).

Menurutnya, pembinaan olahraga memang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah yang pelaksanaannya dilakukan melalui KONI. Namun, dalam kondisi fiskal yang sedang terbatas, dukungan dari dunia usaha dinilai menjadi solusi yang realistis.

“Kalau melihat kondisi ekonomi sekarang, gubernur pusing, bupati juga pusing, begitu pula KONI yang sedang mempersiapkan Porprov pada November 2026. Karena itu, saya menyarankan agar pemerintah daerah menginisiasi pertemuan dengan perusahaan-perusahaan besar untuk membahas solusi pendanaan,” ujarnya.

Senada dengan itu, anggota DPRD Kabupaten Bangka, Mendra Kurniawan, mengatakan kebutuhan anggaran KONI dapat terbantu melalui kontribusi CSR perusahaan, dengan pemerintah daerah berperan sebagai fasilitator.

Menurut Mendra, peningkatan prestasi olahraga bukan hanya menjadi tanggung jawab KONI, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan sektor swasta.

“Kalau semua pihak memiliki komitmen yang sama, saya optimistis kekurangan anggaran dapat diatasi. Pemerintah daerah bisa memfasilitasi perusahaan-perusahaan yang memiliki investasi di Kabupaten Bangka untuk bersama-sama mendukung pembiayaan Porprov. Ajang ini juga menyangkut nama baik Kabupaten Bangka,” katanya.

Ia berharap komunikasi dan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Bangka, DPRD, KONI, serta kalangan dunia usaha dapat segera dilakukan agar persiapan kontingen Bangka menuju Porprov VII Kepulauan Bangka Belitung 2026 tidak terganggu akibat keterbatasan anggaran.(Heru)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *