Sungailiat — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka (Disbudpar) akan melakukan evaluasi Sungailiat Triathlon tahun depan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Rismy Wiramadonna mengatakan pihaknya tetap akan melakukan evaluasi untuk penyelenggaraan Sungailiat Triathlon berikutnya.
Menurut Rismy, untuk sementara event tersebut masih direncanakan digelar dua tahun sekali karena membutuhkan dukungan anggaran yang besar.
“Tahun depan tetap akan dievaluasi. Saat ini memang pelaksanaannya masih dua tahun sekali karena kondisi pendanaan belum sepenuhnya membaik,” ujarnya, Sabtu (16/5).
Ia menjelaskan, penyelenggaraan triathlon memerlukan biaya besar, mulai dari sistem timing perlombaan, honor juri, hingga pengamanan laut yang melibatkan banyak personel serta sarana pendukung.
“Pengamanan laut membutuhkan keterlibatan banyak pihak seperti Basarnas, termasuk dukungan kapal dan kebutuhan BBM. Semua pembiayaan itu harus diperhitungkan dengan matang,” jelasnya
Sementara, Bupati Fery Insani mengaku bangga karena event sport tourism yang digelar di destinasi wisata unggulan Kabupaten Bangka itu semakin dikenal hingga tingkat internasional. Menurutnya, Sungailiat Triathlon bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga menjadi sarana promosi wisata sekaligus penggerak ekonomi daerah.
“Kita bersyukur setelah sempat vakum, event ini kembali digelar. Setelah kembali, tentu tidak boleh berhenti dan harus terus berlanjut,” ujar Fery.
Fery menjelaskan, dampak penyelenggaraan event tersebut dirasakan langsung oleh berbagai sektor. Tingkat hunian hotel meningkat, penerbangan menuju Bangka semakin ramai, hingga pelaku usaha kuliner dan jasa wisata turut merasakan manfaat ekonomi.
“Ini bagian dari upaya kita menghidupkan ekonomi Kabupaten Bangka melalui event-event seperti ini,” katanya.
Menurut Fery, apresiasi tinggi juga datang dari pelatih Timnas Triathlon Indonesia asal Brazil yang memuji kondisi alam, kenyamanan lintasan, serta keramahan masyarakat Bangka.
“Dia mengatakan belum ada tempat yang lebih baik dari sini. Tanjung Pesona dianggap luar biasa, lintasannya nyaman, alamnya indah, dan masyarakatnya sangat ramah. Bahkan dia menyebut Bangka sebagai wonderful island,” ungkap Fery.
Pantai Tanjung Pesona sendiri bukan kali pertama menjadi pusat kegiatan olahraga triathlon nasional. Kawasan tersebut sebelumnya pernah digunakan sebagai lokasi pemusatan latihan nasional atlet triathlon Indonesia dalam persiapan menghadapi SEA Games dan berhasil menyumbangkan medali.
