Pangkalpinang – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memberikan apresiasi tinggi terhadap gerak cepat Tim Buser Naga Satreskrim Polresta Pangkalpinang dalam mengungkap kasus perusakan dan pencurian di sekretariat PWI Babel.
Apresiasi tersebut disampaikan Ketua PWI Babel, Muhammad Fathurrakhman (Boy), menyusul keberhasilan aparat kepolisian mengamankan terduga pelaku.
“Terduga pelaku sudah diamankan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolda, Wakapolda, Kapolresta Pangkalpinang, Sat Intelkam, serta seluruh jajaran kepolisian dan Badan Intelijen Daerah Bangka Belitung yang telah memberikan perhatian serius dalam penanganan kasus ini,” ujar Boy di Pangkalpinang, Senin (30/3/2026) malam.
Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Tim Buser Naga Satreskrim Polresta Pangkalpinang serta Maia Ilham, pemilik Kedai Maia Ilham Pangkalpinang, yang turut memberikan informasi penting hingga pelaku berhasil diamankan.
“Secara khusus, terima kasih kepada Tim Buser Naga dan Ibu Maia Ilham. Informasi dari beliau sangat membantu hingga pelaku berhasil ditangkap,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Boy mengimbau seluruh wartawan, khususnya anggota PWI Babel, agar senantiasa berhati-hati dan mengutamakan keselamatan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Kondisi saat ini menimbulkan berbagai persepsi. Untuk itu, kami mengingatkan rekan-rekan wartawan agar selalu waspada dan mengutamakan keamanan diri saat bertugas,” pesannya.
Ia juga menegaskan, jika wartawan menghadapi situasi yang mengancam, agar segera melaporkannya kepada pihak berwajib guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Sementara itu, Tim Buser Naga Satreskrim Polresta Pangkalpinang diketahui telah mengamankan seorang pria berinisial AZ, yang diduga sebagai pelaku perusakan kantor PWI Babel, pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Dari tangan pelaku, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor, satu buah pacul, satu tabung gas 3 kilogram, satu korek api, satu unit telepon genggam, serta satu mesin pompa air.
Saat ini, AZ telah dibawa ke Mapolresta Pangkalpinang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
