Kota Sungailiat

Sungailiat ( Hanzi :烈港, Lîet-Kóng ) adalah sebuah kota dan kecamatan di Kabupaten Bangka , di provinsi Bangka-Belitung , Indonesia . Kota ini juga merupakan ibu kota kabupaten .

Ini adalah pemukiman terbesar kedua di pulau itu , tepat setelah ibu kota provinsi Pangkal Pinang . Kota ini terletak di pantai timur pulau itu, sekitar 30 kilometer di utara Pangkal Pinang, yang terhubung dengan jalan beraspal.

Distrik ini dibagi lagi menjadi 13, terdiri dari satu desa dan 12 kelurahan. Nama Sungailiat diyakini berasal dari sebuah toponim , yang menggunakan sebutan penduduk setempat untuk tempat mereka yang memiliki banyak sungai. Mereka dulu menyebutnya Sungai Lihat, yang berarti “melihat sungai” dalam bahasa Melayu.

Nama ini kemudian diubah menjadi Sungailiat sehingga lebih mudah disebut. Dan seperti pulau Bangka lainnya, pemukim pertamanya adalah orang Melayu Bangka dan mulai dihuni oleh berbagai orang dari berbagai suku bangsa, seperti orang Tionghoa Indonesia .

Penetapan hari jadi Kota Sungailiat dilakukan berdasarkan hasil rapat tim penyusun pada tanggal 13 Juni 1995 serta hasil sarasehan dan paparan tentang hari jadi/kelahiran Kota Sungailiat oleh Bupati Kepala Daerah Tingkat II Bangka pada tanggal 20 Nopember 1995 dan 15 Januari 1996. Dengan berpedoman pada hasil rumusan akhir tim penyusun yang telah memperoleh masukan dan tanggapan baik melalui media massa, tanggapan langsung dari tokoh masyarakat dan tokoh adat yang bermukim di sana maupun sumber informasi lainnya, terutama dengan didukung oleh berbagai data dan bukti ilmiah, maka tim penyusun merumuskan dan menetapkan bahwa hari lahirnya Kota Sungailiat adalah pada tanggal 7 Rabiul Awal tahun 1186 H atau bertepatan dengan tanggal 27 April 1766 M.

Pada tanggal 13 Mei 1971, Soeharto , presiden kedua Indonesia, menunjuk kota ini sebagai ibu kota Bangka, namun kemudian membatalkannya dan menjadikan Pangkalpinang sebagai ibu kotanya hingga saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *