IMG 20220210 WA0013
IMG 20220210 WA0013

Kantor Bahasa Babel & PWI Basel Gelar Diskusi Jurnalistik

TOBOALI, KABARBABEL.COM – Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Muhammad Irsan dan Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan Yani Paryono menggelar diskusi santai dengan materi tentang tata cara menulis berita yang baik bersama rekan-rekan media dari PWI Kabupaten Bangka Selatan.

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang pertemuan Bawaslu Basel pada Selasa (8/2) malam itu turut dihadiri Kepala Dinas Kominfo Basel Zamroni dan jajaran. Perwakilan penyiar dari Radio Junjung Besaoh, Humas Polres Basel serta sejumlah perwakilan dari Humas Bawaslu Basel itu sendiri.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Bahasa Babel Muhammad Irsan mengapresiasi rekan-rekan PWI Basel yang telah memfasilitasi kegiatan itu sehingga dapat terlaksana dengan baik. Dia berharap, kegiatan seperti ini dapat terus berjalan kedepannya minimal bisa terlaksana 1 kali dalam 1 bulannya.

“Kalau kita rutin gelar kegiatan diskusi ini, mudah-mudahan tulisan berita yang disajikan kawan-kawan akan menjadi lebih baik. Sebab, wartawan ini adalah garda terdepan dalam mendidik masyarakat melalui tulisannya, menjadi contoh bagaimana cara menulis yang benar sesuai kaidah bahasa Indonesia,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Kominfo Basel Zamroni. Menurut dirinya, kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus terlaksana. Pasalnya, awak media merupakan salah satu mitra strategis pemda dalam menyampaikan program-program yang akan dilaksanakan dan capaian yang telah diraih.

“Kita ketahui bersama, banyak ilmu dan masukan yang kita dapat dari kawan-kawan pers. Pers juga berada di garis terdepan dalam membawa kemajuan bagi daerah. Kami berharap melalui kegiatan ini, narasi berita yang ditulis kawan-kawan akan semakin lebih baik, profesional dan sesuai kaidah jurnalistik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Basel Dedy Irawan menyambut baik rencana Kantor Bahasa Babel yang mengajak kawan-kawan pers di Basel untuk terus menggelar diskusi jurnalistik kedepannya. Dedy tak menampik memang narasi berita yang diproduksi kawan-kawan di Basel masih banyak yang perlu dikoreksi untuk diperbaiki.

“Sebenarnya kita sudah agendakan ini dari 2 tahun yang lalu, namun baru bisa terealisasi sekarang, malah kita sangat senang bisa kedatangan dua narasumber sekaligus. Semoga dengan kegiatan ini menjadi bahan evaluasi untuk kita semua agar dapat menyajikan suatu tulisan semakin lebih baik, profesional dan berimbang sesuai kaidah jurnalistik,” jelasnya.(dev)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *