IMG 20210913 WA0015
IMG 20210913 WA0015

Semarak Baksos DPC PPP Pangkalpinang

PANGKALPINANG, KABARBABEL.COM – Dalam menuju pergelaran Musyawarah Cabang (Muscab) ke VIII Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Pangkalpinang berbuat untuk negeri dengan melakukan kegiatan Bakti Sosial (Baksos), Jumat (10/9).

Ketua DPC PPP Kota Pangkalpinang, Depati Amir Gandhi mengatakan, kegiatan ini dilakukan lantaran PPP Kota Pangkalpinang ingin hadir di tengah masyarakat apalagi pada saat pandemi covid sekarang ini yang tidak hanya menyerang manusia akan tetapi perekonomian juga terkena akan dampak pandemi yang ada hampir 2 tahun ini.

“Alhamdulillah dengan kegiatan ini kita ingin hadir di tengah masyarakat dan setidaknya dengan adanya kegiatan ini dapat mengurangi beban masyarakat. Sesuai dengan take line kita ‘Kerja Nyata Bukan Kerja Kata-kata’,” ujarnya, Senin (13/9).

Gandhi melanjutkan, paket yang dibagikan ke masyarakat kurang mampu di Kota Pangkalpinang ada sekitar 500 paket sembako yang langsung dibagikan oleh seluruh kader DPC PPP Kota Pangkalpinang.

“Pada pembagian kemarin kader kita bagi menjadi 4 tim yang langsung turun door to door ke rumah masyarakat, selain itu juga sembako tersebut juga di salurkan di Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU) untuk disalurkan kembali,” ungkapnya.

Gandi menuturkan gerakan ini dilaksanakan setelah adanya aspirasi dari para kader yang berada diakar rumput, yang lebih menyarankan untuk menyelenggarakan bakti sosial kepada masyarakat ketimbang melaksanakan gegap gempita dalam Muscab DPC se Kota Pangkalpinang.

“Setelah mendengarkan masukan dari para kader PPP mengaspirasikan agar baiknya tidak melaksanakan rangkaian musyawarah cabang, namun menggelar gerakan bakti sosial saja,” ujarnya. 

Dirinya berharap gerakan sosial tersebut akan terus berkesinambungan berlangsung. Aksi bakti sosial tersebut juga dibantu langsung oleh Fraksi PPP DPRD Kota Pangkalpinang. “Kami juga berharap kegiatan seperti ini akan selalu continue kita selergarakan bukan hanya seremonial saja,” tutup Gandhi.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *