IMG 20210528 082158Jubir Satgas Covid-19 Bangka Boy Yandra. Foto : Hairul/KABARBABEL.com

SUNGAILIAT, KABARBABEL.COM.- Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka mengungkap jika sekolah tatap muka yang saat ini masih berlangsung berlaku fleksibel. Artinya, jika berada di wilayah zona merah maka bisa dihentikan.

Baca Juga : IDI Surati Pemkab Terkait Sekolah Tatap Muka Kabupaten Bangka

“Nah kalau ada yang positif guru atau murid maka langsung dihentikan. Artinya berlaku fleksibel,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka Rozali Romkad, Jumat (23/7).

Rozali mengatakan, desa atau kelurahan yang zona merah seperti Desa Bintet Kecamatan Belinyu memang tidak diberlakukan zona merah. “Siswa kita lagi semangat-semangat sekolah karena baru. Jadi ya kita fleksibel bay,” ucapnya.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Bangka Boy Yandra menjenjelaskan hingga saat ini tatap muka di sekolah masih berlangsung di Kabupaten Bangka.

Berdasarkan rapat bersama sebelum dimulainya tatap muka disepakati jika ada guru atau murid yang terkonfirmasi positif Covid-19 maka sekolah yang bersangkutan akan ditutup sementara dan dilakukan tracking, tracing dan treatment.

Ada dua sekolah yang telah setop tatap muka di sekolah karena ada guru dan muridnya yang terkonfirmasi positif covid 19.

“Dua sekolah di Kecamatan Sungaliat yakni di Jelutung dan Kampung Pasir yang dihentikan sementara kegiatan tatap muka di sekolah setelah ada guru dan murid positif covid 19,” kata Boy Yandra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *