Pemdes Cupat Terpikat Sejumlah Program dan Kegiatan Desa Bukit Layang

Studi banding Pemdes Cupat ke Bukit Layang. Foto : ist/Pemdes Bukit Layang

BAKAM, KABARBABEL.COM – Sejumlah program dan kegiatan yang dilakukan Pemerintah Desa Bukit Layang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka selama ini ternyata menjadi pemikat tersendiri bagi Pemerintah Desa (Pemdes) Cupat Kecamatan Paritiga Bangka Barat (Babar).

Jumat (6/11) hari ini, Pemdes Cupat terdiri dari Pemdes, BPD dan PKK Desa Cupat melakukan studi banding ke Desa Bukit Layang untuk mempelajari lebih lanjut terkait program dan kegiatan yang sudah dilakukan.

Ketua BPD Cupat Zainudin menuturkan, studi banding dalam rangka meningkatkan kinerja dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Desa (Pemdes) Cupat.

“Selain itu kami juga ingin mempelajari hal lain yang ada di Bukit Layang. Termasuk pemanfaatan lahan eks tambang,” kata dia.

Menanggapi itu, Kades Bukit Layang, Andry menyambut baik kunjungan yang melibatkan 16 orang personel terdiri dari Pemdes, BPD dan PKK Desa Cupat.

“Tadi kami beri penjelasan akan transparansi daripada anggaran Desa Bukit Layang, baik dari perencanaan, pengelolaan hingga pertanggungjawabannya,” kata Andri.

Selain itu, Pemdes Bukit Layang juga menjelaskan kekompakan antara BPD dengan Pemdes beserta PKK dalam membangun desa dan UMKM. Termasuk mereka mempelajari pemanfaatan lahan eks tambang menjadi agro wisata (wisata terpadu).

“Pengolahan lahan eks tambang menjadi ecowisata sebagai upaya  mengangkat ekonomi masyarakat. Selain itu sebagai pusat pelatihan, mengelola sumber daya manusianya sehingga kedepan manusia itu dapat mengolah sumber daya alam,” bebernya.

Lebih lanjut, keterlibatan perempuan akan persamaan Gender dalam membangun desa tentunya mereka turut membantu seperti mensosialisasi, pelatihan, kunjungan kerja, permodalan hingga pemasaran produk desa.

“Menjadi pemimpin itu haruslah berani berkorban dan membuat gebrakan yang baru. Tentunya membuat masyarakat berpikir positif, seperti lahan yang tidak produktif, kita kelola menjadi lahan produktif,” ucapnya.

Andry berharap, studi banding ini memberikan kesan dan ilmu tidak hanya bagi Pemdes Cupat namun juga Bukit Layang. “Satu sama lain tentu saling bertukar informasi. Jadi sama-sama mengisi. Tentu muaranya untuk kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.(rul/kbc)

About kabarbabel 2399 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.