PT Pulomas :Sebelumnya Kondusif, Ada Apa Ini?

Kepala Cabang PT Pulomas Sentosa Yanto alias Acun. Foto : Hairul/Kabarbabel.com

SUNGAILIAT, KABARBABEL.COM – PT Pulomas Sentosa mempertanyakan sejumlah aksi yang dilakukan terkait penolakan PT Pulomas. Seperti yang dilakukan oleh LSM Peduli Masyarakat Pesisir, Rabu (14/10).

Baca Juga ; Pemkab Bangka Raih WTP

Kepala Cabang PT Pulomas Sentosa Yanto alias Acun menjelaskan, sebelumnya tidak ada gejolak apapun terkait aktifitas pengerukan alur muara. “Pertanyaan sebelumnya kondusif. Ada apa? tolong jaga kondusifitas,” pinta Acun.

Acun juga mempertanyakan aksi penolakan yang dikaitkan dengan surat Dinas Lingkungan Hidup Babel. Padahal kata dia, surat itu antara dinas dan perusahaan.

“Kami tetap komitmen mengeruk muara. Siapapun akan kami hadapi. Nelayan saat ini juga mendukung kami,” bebernya.

PT Pulomas sambung Acun juga sudah mendatangkan dua kapal guna fokus melakukan pengerukan di alur depan muara. Hal ini guna menghadapi musim barat yang sebentar lagi terjadi.

Dua massa dari kelompok pro dan kontra PT Pulomas Sentosa Sungailiat, sama-sama bersuara, Rabu (14/10). Kedua kelompok ini sama-sama melakukan aksi dengan menaiki perahu dan mendatangi tongkang yang sedang melakukan aktivitas.

Sekretaris LSM Peduli Masyarakat Pesisir Andri Lesmana mengaku, aksi yang melibatkan 30 orang ini lantaran kecewa dengan kinerja PT Pulomas Sentosa. Sela ini kata Andri, Pulomas bukan melakukan pengerukan untuk membuka alur muara melainkan melakukan aktivitas penambangan pasir laut.

“Dampak dari aktivitas penambangan tersebut dapat mengakibatkan abrasi yang besar bagi masyarakat di wilayah pesisir,” kata Andri.

Sementara itu, salah satu massa pro PT Pulomas Sentosa Kandar menyampaikan dukungan kepada Pulomas lantaran terus konsisten mengeruk muara Pelabuhan Jelitik Sungailiat.

“Kami tetap mengawal kerja Pulomas. Sampai saat ini tidak ada masalah. Akses keluar masuk kapal tidak ada kendala. Semua karena Pulomas,” kata Kandar.(rul/kbc)

About kabarbabel 2250 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.