RPB Usulkan Razia Protokol Covid-19 Juga Menyasar Perkantoran Pemerintah

Rapat lanjutan pembahasan sosialisasi penegakan prokes covid-19 di rumah dinas bupati bangka, Rabu (7/10). Foto : ist

SUNGAILIAT, KABARBABEL.COM – Pemerintah Kabupaten Bangka kembali menggelar pertemuan guna membahas tindaklanjut sosialisasi penegakkan protokol kesehatan, Rabu (7/10) di Rumah Dinas Bupati Bangka.

Hadir dalam kesempatan itu Koordinator Relawan Peduli Bangsa (RPB) Budi Firmansyah. Dalam kesempatannya Budi menyampaikan beberapa masukan-masukan bagi pemerintah terkait penanganan Covid-19.

Menurut Budi, diperlukan razia protokol Covid-19 yang tidak hanya menyasar masyarakat namun juga perkantoran pemerintah. Hal ini menyusul, naiknya angka positif Covid-19 yang berasal dari klaster perkantoran.

“Razia penerapan protokol kesehatan ini harus menyeluruh. Tidak hanya masyarakat saja yang kita razia melainkan juga semua. Termasuk perkantoran pemerintah,” tegas Budi.

Selain itu, Budi menambahkan, pelaku perjalanan luar daerah hendak juga melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Bahkan bila diperlukan sambung Budi, juga melakukan swab mandiri sesuai dengan standar kesehatan covid.

“Kita juga tadi meminta dilibatkannya relawan secara langsung atau masuk dalam tim Satuan Tugas Kabupaten Bangka. Termasuk mendapat fasilitas seperti tim lainnya,” ucapnya.

Budi berharap, masukan ini dapat diakomodir oleh Pemda Bangka. Sehingga, Covid-19 bisa tertangani dengan baik. “Kita berharap melalui bapak bupati bisa mengakomodir usulan RPB ini. Penanganan Covid-19 tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Melainkan juga seluruh masyarakat,” tutupnya.

Diketahui, beberapa hari terakhir jumlah kasus positif Covid-19 Bangka sangatlah tinggi. Tercatat ada 115 pasien yang dinyatakan positif dengan 82 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh serta 33 orang masih menjalani perawatan kesehatan.(rul/kbc)

About kabarbabel 2241 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.