Pekerja Tambak Udang Ditemukan Gantung Diri

BELINYU, KABARBABEL.COM – Buruh harian lepas ditemukan dalam kondisi tergantung di kamar mess milik PT Samudra Indah Perkasa (SIP) di Dusun Pesaren Desa Bintet Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Korban atas nama Eko Maswanto (38) warga Kampung Lemah Neundeud, Kelurahan Suka Galih Kecamatan Mega Mendung Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diduga bunuh diri berdasarkan hasil pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Polsek Belinyu, Tim Identifikasi Polres Bangka serta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin Sungailiat.

“Kejadian ini diketahui sekitar pukul 08.00 wib, dan dilaporkan sekitar pukul 08.30 wib oleh rekan kerja korban,” kata Kapolsek Belinyu, AKP Ricky Dwiraya Putra di Belinyu, Jumat (25/9/2020).

“Dari laporan itu, kami langsung ke TKP untuk melakukan olah TKP bersama tim identifikasi Polres Bangka, kemudian korban langsung dibawa ke RSUD di Sungailiat,” ujarnya.

Diketahui pada hari Kamis (24/9/2020) sekitar pukul 19.00 wib korban terlihat terakhir kali oleh rekannya Sudaryanto (39) yang merupakan salah seorang rekannya, masuk ke kamar mess tempat korban tinggal untuk beristirahat.

Kemudian, sekitar pukul 02.00 wib, rekan korban lainnya Edi (38) yang tinggal disebelah kamar korban mendengar korban masih menelpon, lalu Jumat pagi sekitar pukul 08.00 wib, Sudaryanto yang mengetahui korban belum bangun kemudian mencoba mengetuk pintu kamar korban, namun tidak ada respon.

Selanjutnya Sudaryanto bersama pengawas tambak Idiar (38) berinisiatif melihat ke dalam kamar korban melalui lubang fentilasi udara, pada saat itu Sudaryanto melihat kaki korban menjulur dilantai kamar, keduanya pun dibantu dengan karyawan lainnya mendobrak pintu kamar korban yang terkunci dari dalam. Mendapati  korban dalam posisi tergantung dengan menggunakan tali tambang warna biru terikat dirangka plafon yang berada di langit-langit kamar.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan luka sayatan di pergelangan tangan sebelah kiri sepanjang 2,5 cm, leher korban dalam kondisi terikat tali tambang, ditemukan tetesan darah di lantai kamar korban yang keluar dari bekas sayatan di pergelangan tangan sebelah kiri, pada saat ditemukan korban hanya menggunakan celana dalam warna hitam dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lainnya.

“Hasil pemeriksaan/Visum Et Revertum oleh Dokter RSUD Depati Bahrin Sungailiat, korban saat dibawa ke RSUD dalam keadaan meninggal dunia,” jelas AKP Ricky.

“Tidak terdapat tanda tanda kekerasan pada tubuh korban, diketahui bahwa terdapat cairan sperma pada kemaluan korban, dan lidah korban dalam keadaan tergigit,” paparnya.

Lanjut AKP Ricky, menurut keterangan dokter RSUD Depati Bahrin Sungailiat luka sayatan merupakan sayatan lama dan baru ditempat yang sama, namun tidak sampai ke nadi sehingga tidak menyebabkan pendarahan.

Selain diketahui bahwa terdapat apeksia/ tanda-tanda berbintik di bawah mata, dan juga lebam mayat pada kedua kaki korban yang menandakan bahwa korban meninggal akibat kekurangan oksigen atau meninggal akibat gantung diri.

“Dari pemeriksaan TKP dan visum serta keterangan dokter, korban murni gantung diri. Korban setelah di visum diserahkan ke pihak perusahaan untuk dikembalikan kepada pihak keluarganya,” pungkas AKP Ricky.(rul/kbc)

About kabarbabel 2187 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.