Ngeyel Pakai HP di Pesawat, Anggota DPR Ditegur Kru hingga Wakil Ketua KPK

Ahmad Mumtaz Rais. Foto : instagram @futrizulya

JAKARTA, KABARBABEL.COM – Anggota DPR RI, Ahmad Mumtaz Rais dilaporkan ke polisi oleh Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango. Lantaran, putra Amien Rais ini ngeyel bertelepon ria di dalam kabin pesawat.

Baca Juga : 2 Warga Kabupaten Bangka Positif Covid-19

Foto ketika Nawawi Pomolango membuat laporan ke polisi pun tersebar viral di media sosial. Seperti dalam unggahan akun Twitter @03__nakula pada Kamis (13/8/2020).

Dalam foto tersebut, Nawawi terlihat berdiri di depan Pulsubsektor Terminal 3. Gambar yang lain memperlihatkan ia bercerita kepada anggota polisi yang bertugas.

“Mumtaz Rais Ahmad di laporkan wakil ketua KPK ke Polisi. Mumtaz melanggar UU penerbangan karena menelepon di dalam kabin, tiga kali ditegur petugas kabin malah ngamuk-ngamuk dan memaki petugas,” tulis @03__nakula.

Ia menambahkan, “Wakil ketua KPK yang mengingatkan juga kena marah dan dimaki-maki. Gak beradab!! Cc @DPR_RI”.

Kejadian ini terjadi pada Rabu (12/8/2020). Saat itu, Nawawi berada pada satu penerbangan dengan Ahmad Mumtaz Rais.

Keduanya naik pesawat Garuda IndonesiaGA 643 Rute Gorontalo-Makassar-Jakarta.

Dilansir Antaranews, Jumat (14/8/2020), Mumtaz yang saat itu merupakan penumpang bisnis Garuda Indonesia sempat beradu argumen dengan kru kabin, saat diingatkan untuk mematikan HP.

Meskipun sudah tiga kali diingatkan oleh kru pesawat, Mumtaz tetap asyik bertelepon ria.

Pesawat saat itu sedang boarding dan melakukan pengisian bahan bakar ketika transit di Makassar.

Kebetulan, Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango berada di tempat duduk yang berdekatan dengan Mumtaz.

Nawawi ikut menegur putra Amien Rais tersebut. Keduanya lalu terlibat adu argumen di dalam kabin.

Sehingga, pada akhirnya membuat Nawawi melaporkan tindakan Mumtaz ke polisi.

Pihak maskapai Garuda Indonesia selaku pesawat yang menjadi lokasi kejadian akhirnya buka suara.

Direktur Utama Maskapai Garuda Indonesia Irfan Setiaputra berkata, “Garuda Indonesia juga akan menghormati proses hukum yang berjalan termasuk secara kooperatif akan memberikan informasi lebih lanjut bilamana dibutuhkan.”

Irfan pun memberi dukungan penuh kepada awak kabin yang mendapat perlakukan tidak menyenangkan. Ia menegaskan bahwa Garuda Indonesia tidak mentoleransi pihak yang dengan sengaja melanggar aturan keselamatan penerbangan.

“Kami meyakini komitmen penerapan safety pada operasional penerbangan dapat berjalan dengan optimal dengan adanya dukungan dan peran serta seluruh penumpang dalam mematuhi aturan keselamatan penerbangan yang berlaku,”pungkas Dirut Garuda.(suara.com)

About kabarbabel 2062 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.