Mentan Syahrul Yasin Hadiri Panen Raya Desa Rias Toboali

TOBOALI, KABARBABEL.COM – Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI) Syahrul Yasin Limpo menghadiri panen raya di Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Jumat (7/8/2020).

Syahrul bersama rombongan tiba di lokasi panen raya Desa Rias sekitar jam 15.20 WIB. Nampak hadir dalam kesempatan itu Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan.

Kemudian Kapolda Babel Irjen Pol Anang Syarif Hidayat. Dandim 0413 Bangka Kolonel Inf Pujud Sudarmanto, Kapolres Basel AKBP Stanislaus Ferdinand Suwarji serta unsur Forkopimda Babel dan Basel.

Gubernur Babel Erzaldi Roesman Djohan dalam kesempatannya menyampaikan, panen raya yang dilakukan ini sudah kali ketiga pada tahun 2020 ini. Dimana pada lokasi hamparan padi panen raya tersebut setiap tahun terjadi hingga tiga kali masa panen.

“Sudah sekian lama lahan pertanian di Rias khususnya Basel menjadi lumbung pangan di Babel. Hari ke hari, bulan ke bulan, tahun ke tahun petani Rias terus tanpa lelah berproses, belajar, sekaligus praktek,” ujarnya.

Jujur, menurut dia kemampuan para petani di Basel dalam mengembangkan ilmu pengetahuan di bidang pertanian terus mengalami peningkatan. Ditambah juga adanya alat mesin pertanian (Alsintan).

“Dulu petani tidak pernah membayangkan jika akan ada alsintan yang mendukung mereka dalam meningkatkan produksi tani. Sekarang mimpi itu terwujud, mereka penuh semangat bekerja,” katanya.

Dalam kesempatan itu, dia mengapresiasi juga kebijakan pemerintah pusat dalam rapat vicon yang digelar sebelumnya akan menambah subsidi pupuk kepada para petani di Negeri Serumpun Sebalai.

“Insya allah telah disetujui dalam rapat tadi dan saya juga sempat sampaikan bahwa provinsi kita defisit kebutuhan pangan. Kekurangan kita sekitar 30 persen ditutupi dari luar. Ini akan menjadi kebijakan beliau,” jelasnya.

Sementara Bupati Basel Justiar Noer bilang berdasarkan Keputusan Mentan Nomor 472 tahun 2018 tentang Lokasi Kawasan Pertanian Nasional, Basel merupakan kawasan nasional prioritas untuk komoditi padi dan lada.

Basel menjadi satu-satunya kabupaten di Babel yang masuk dalam pengembangan komoditas prioritas padi nasional. Maka dari itu, Basel menetapkan Perda tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

“Dengan potensi lahan pertanian sebesar lebih dari 35 ribu hektare. Terdiri dari sebaran lahan existing sebesar 15.869 hektare dan lahan cadangan pangan berkelanjutan sebesar 19.130 hektare,” terangnya.(dev/kbc)

About kabarbabel 2062 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.