Gugatan Class Action Ditolak, PT BAA Nilai Kemenangan Bersama

Kuasa Hukum PT Bangka Asindo Agri (BAA) Arifin Joshua Sitorus. Foto : Hairul/Kabarbabel.com

SUNGAILIAT, KABARBABEL.COM – Pengadilan Negeri Sungailiat, Kabupaten Bangka, Senin (20/07) menolak sidang gugatan class action perwakilan kelompok masyarakat Kelurahan Kenanga terhadap PT Bangka Asindo Agri (BAA).

Atas penolakan ini, Kuasa Hukum PT BAA dari kantor otoritas AR Tampubolon Jakarta, Arifin Joshua Sitorus SH,MH didampingi rekannya Herman Sudrajat mengatakan, gugatan dari class action sudah dinyatakan tidak sah oleh Majelis Hakim. Karena tidak memenuhi kreteria seperti yang dimaksud dalam peraturan Mahkamah Agung (MA) nomor 1 tahun 2002 tentang gugatan class action.

“Seperti bukti-bukti yang diajukan penggugat itu amburadul atau ngaur. Seperti bukti-bukti itu adanya KTP warga Cianjur, Nganjuk dan kejanggalan-kejanggalan lainnya yang mereka gugatkan,” katanya

Selain itu, mungkin Majelis Hakim menilai tidak ada kejelasan fakta antara perwakilan kelompok yang mengaku sebagai wakil kelompok masyarakat Kenanga dengan kelompok yang diwakilkan nya. Gugatan itu disebut class action tetapi wakil kelompok tidak menyebutkan dirinya untuk menggugat dirinya sendiri dan juga anggota kelompok nya.

“Nah dari kejanggalan-kejanggalan inilah, mungkin Majelis Hakim menilai bahwa gugatan tersebut tidaklah sah. Dan Kami sangat bersyukur atas pertimbangan Majelis Hakim,seperti tanggapan yang sudah Kita sampaikan sebelumnya pada minggu lalu,” tuturnya.

Dengan demikian, pihaknya berharap bagi seluruh masyarakat Bangka, khususnya masyarakat Kelurahan Kenanga agar permasalahan ini cukup selesai sampai disini saja dan tidaklah menjelekkan PT BAA lagi.

“Jadi dengan keputusan yang dinyatakan tidak sah tersebut merupakan kemenangan bagi Kita bersama dan kemenangan Masyarakat Bangka khususnya Kelurahan Kenanga,”ujar Arifin.

Sebelumnya, Atas putusan yang dibacakan Hakim Ketua Fatimah dengan Hakim Anggota I Dewi dan Hakim Anggota II Arif Kadarmo ini, pengacara penggugat Zaidan mengaku kecewa dengan putusan tersebut.

“Dalam proses untuk perbaikan alat bukti dan lain, majelis hakim lebih mengadopsi apa yang disampaikan oleh PT BAA. Kita sudah penuhi apa yang diminta sesuai arahan ketua majelis. Tadi kita optimis. Tapi yang dibacakan sama dengan pihak lawan. Itu kecewanya kita,” tegas Zaidan usai persidangan, Senin (20/7).

Zaidan menambahkan, pihaknya kedepan akan berkoordinasi dengan rekan lainnya untuk mempelajari putusan ini. Apakah mengajukan gugatan baru atau lainnya.

“Tetapi kekecewaan kita ke majelis cukup tinggi. Kita penuhi apa yang sudah mereka inginkan,” ucapnya.(rul/kbc)

About kabarbabel 2065 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.