Mantan Karyawan ST 12 Topan Cabut Laporan Penganiayaan

Mantan Karyawan ST12 Topan Maulana. Foto : Hairul/Kabarbabel.com

SUNGAILIAT, KABARBABEL.COM – Mantan karyawan karaoke Stasiun 12 Sungailiat, Topan Maulana Yusuf resmi mencabut laporan atas penganiayaan oleh Irfan Fahrudin alias Unyil terhadap dirinya.

Topan beralasan, mencabut laporan karena tidak sesuai dengan fakta yang ada.

Diketahui, Topan merupakan mantan kasir Karaoke Stasiun 12 Sungailiat. Sekaligus menjadi saksi dalam perkara dugaan penganiayaan oleh Yanto alias Acun terhadap Irfan Fahrudin alias Unyil.

“Sebenarnya semua itu tidak sesuai fakta. Karena saya kerja disana ikuti saja perintah bos Acun. Baik dari hasil visum dan sebagainya,” kata Topan kepada sejumlah wartawan di Kantor Budiono Advocates, Ruko Sudirman Kelurahan Paritpadang Sungailiat, Rabu (15/07) sore.

Topan juga meluruskan jika selama ini, dirinya tak memiliki masalah dengan Unyil.

“Sebab tidak sesuai dengan fakta yang terjadi. Seperti hasil visum itu akibat luka garukkan saya sendiri, karena badan sering gatal-gatal. Dan penganiayaan dari saudara Unyil itu tidak ada, ia hanya mendorong dan itu tidak ada perkelahian,” jelas Topan lagi.

Kuasa Hukum Unyil, Budiono menambahkan, tetap menyangkal atas laporan yang dibuatkan oleh Acun. Karena perkara itu merupakan perkara tandingan dan itu fitnah.

“Sebab berdasarkan keterangan saksi-saksi yang ada, itu sudah dihimpun dan sudah dimintai di Polres Bangka. Bukannya saksi-saksi tidak mengetahui, tetapi mereka saksi fakta. Sebagian saksi katakan bahwa saudara Unyil tidak pernah berkata tentang SARA, sedangkan saksi dari pihak karyawannya (Bos Karoke ST 12, Acun) sendiri yang menjadi saksi dipersidangan,” katanya.

Selain itu, perkara SARA yang dilaporkan itu mengada-ngada dan memutar balikkan fakta. Perkara itu hanya rekayasa dan terbukti Topan MY yang sebelumnya menyatakan sikap, kini sudah mencabutkan laporannya. Karena tidak sesuai dengan fakta yang terjadi.

“Seperti hasil visum itu sudah direkayasa dan bukan dari hasil penganiayaan yang dilakukan Saudara Unyil sebagai klain Kita. Tetapi luka tersebut diakibatkan oleh ia (Topan MY) sendiri dan mereka berdua tidak pernah berkelahi serta sekarang ini sudah berteman sesuai surat pernyataan,”jelasnya.

Menanggapu itu, Acun mengakui kalau Topan Maulana Yusuf mantan pegawai Karaoke ST 12. 

“Betul Topan mantan karyawan ST 12 sekarang sudah berhenti. terkait pernyataan Topan sah – sah saja, karena buat LP Topan sendiri. Kalau bilang saya yang suruh buat LP, benar saya menyuruh,” terang Acun.

Diakui Acun, kalau dirinya menyuruh Topan buat Laporan Polisi lantaran Tapon mengaku sudah dipukul Unyil.

“Waktu itu saya tanya? Kalau kamu ( Topan Maulana Yusuf – red ) merasa dipukul buat laporannya. Pergi visum Topan sendiri bukan saya yang antar. Waktu visum cek saja register di RSUD. Topan mau cabut LP itu hak dirinya, karena Topan pemaaf,” jelasnya.

Acun menegaskan kalau LP ada rekayasa, biar di Pengadilan Negeri Sungailiat pembuktiannya.

“Soal kami rekayasa LP nanti kita buktikan di PN. Tapi kalau saksi beri keterangan palsu tentang saya, pasti akan saya lapor tentang keterangan palsu itu,” tutupnya.(rul/kbc)

About kabarbabel 2056 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.