Mantan Karyawan Ini Ngaku Diberhentikan Perusahaan Kaolin Tanpa Pesangon

Ilustrasi PHK. (Net)

TANJUNGPANDAN, KABARBABEL.COM – Empat mantan karyawan PT Neppindo Kaoline Abadi mengeluhkan pemecatan sepihak oleh perusahaan. Pasalnya tidak ada uang pesangon yang diterima para mantan karyawan tersebut.

Salah satu mantan karyawan Ahmat Syah menyebutkan, pihak perusahaan memberhentikan beberapa karyawan sebagai dampak pandemi Covid-19. Setelah memberhentikan empat orang tersebut, lanjut Ahmat, perusahaan kembali memberhentikan 8 karyawan lagi.

“Alasan dia (pihak perusahaan, red) ada pengurangan karyawan, yang kedua itu karena Covid. Jadi kontraknya tidak diperpanjang,” kata Ahmat kepada wartawan, Rabu (17/6/2020).

Ahmat merasa tidak setuju dengan alasan pihak perusahaan tidak memperpanjang kontrak. Pasalnya kontrak awal Ahmat hanya 6 bulan, namun setelah kontrak tersebut habis masih tetap bekerja tanpa ada kontrak perpanjangan.

“Pas berenti tuh baru keluar kontrak, dua tahun aku dak kontrak. Baru pas aku tanya ada, kenapa kontrak itu pas waktu itu,” tambah Ahmat.

Kontrak kerja lanjutan tersebut, kata Ahmat, tidak pernah ditandatangani olehnya. Karena menurutnya kontrak tersebut muncul secara tiba-tiba saat ia diberhentikan.

Dalam perpanjangan kontrak tersebut tertera habis pada April 2020. Dan berdekatan dengan Hari Raya Idulfitri 1441 H. Padahal menurut Ahmat, ia dan rekan-rekannya tersebut berhak mendapatkan THR.

Ahmat memaparkan, ia pernah mengkonfirmasi tentang pesangon kepada pihak perusahaan. Namun ia mendapat jawaban bahwa ia dan rekan-rekannya tidak berhak mendapatkan uang pesangon dengan alasan mereka kerja kontrak, bukan kerja tetap.

“Kami SP (surat peringatan) dak pernah, absen terus masuk, bagus absen kamek. Hari minggu jak suro masok, masok kamek,” ujar Ahmat. (als)

About kabarbabel 2046 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.