Pemerintah Kecamatan Belinyu Bakal Lakukan Tindakan Tegas Bila Pendatang Baru Tak Kantongi Rapid Test

BELINYU, KABARBABEL.COM – Pemerintah Kecamatan Belinyu bakal mengeluarkan pendatang baru yang tinggal di Belinyu tanpa mengantongi hasil rapid test. Hal ini untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah paling utara Kabupaten Bangka.

Camat Belinyu Syarli Nopriansyah mengatakan pihaknya sudah mengeluarkan imbauan kepada para kepala desa dan lurah agar tidak menerima pendatang baru yang masuk ke Belinyu melalui jalur tikus.

Pria yang juga menjabat Ketua Posko Bersama Gugus Tugas Siaga Darurat Bencana Covid-19 Kecamatan Belinyu ini meminta imbauan tersebut juga disampaikan ke pemilik kontrakan agar menerima pendatang baru dari luar Belinyu yang masuk melalui jalur resmi seperti pelabuhan dan bandara.

“Mengimbau kepada seluruh pemilik kontrakan yang ditujukan secara resmi melalui surat ke kades dan lurah agar tidak menerima orang maupun pendatang yang datang ke Belinyu melalui jalur tikus,” imbau Syarli kepada KabarBabel.com, Sabtu (6/6/2020).

Syarli menjelaskan, bila pendatang baru yang masuk ke Belinyu melalui jalur resmi maka akan melalui prosedur kesehatan dan mengantongi berkas Covid-19 seperti hasil rapid test.

“Jadi semuanya kalau mau masuk ke Belinyu khususnya, dari luar Kabupaten Bangka umumnya itu wajib melalui jalur resmi. Melalui pelabuhan maupun bandara. Sehingga bisa melengkapi surat-suratnya atau berkasnya baru bisa lewat disitu,” papar Syarli.

Namun bila ada pendatang baru yang tidak mengantongi hasil rapid test maupun swab, dalam artian masuk ke wilayah dan tinggal di Kecamatan Belinyu tidak melalui jalur resmi, maka pemerintah kecamatan akan mengambil tindakan tegas.

“Kalau ditemukan ada yang masuk atau tinggal di Belinyu, terutama tidak ada hasil rapid test atau swab test-nya kami suruh angkat kaki dari Belinyu,” tegas Syarli.

Syarli meminta pemilik kontrakan dan masyarakat luas ikut mengawasi para warga yang baru tinggal di Belinyu. Bila menemukan ada pendatang baru dan tidak mengantongi hasil rapid test diminta untuk melapor ke kantor camat.

“Jangan sampai ada pendatang di Belinyu tapi tidak jelas dari mana jalur masuknya,” tandas Syarli. (red/kbc)

About kabarbabel 2031 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.