Empat Ribu Sembako Disalurkan Bagi Warga Belinyu

BELINYU-kabarbabel.com, Sebanyak 4.066 paket sembako disalurkan Pemerintah Kabupaten Bangka ke Kecamatan Belinyu, Selasa (12/5/2020).

Sembako yang disalurkan berupa beras 10 kg beserta dengan barang kebutuhan pokok lainnya. Paket bantuan tersebut diserahkan secara langsung Bupati Bangka, Mulkan SH MH bersama Wakil Bupati Bangka, Syahbudin SIP beserta Forkopimda Kabupaten Bangka.

Penyerahan dilakukan langsung dengan mengunjungi ke desa dan kelurahan setempat.

“Hari ini kita roadshow ke seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Belinyu guna menyalurkan bantuan sembako. Data penerima juga kami dapat dari sinkronisasi tingkat bawah dan dilaporkan ke dinas sosial, sehingga tidak ada data tumpang tindih,” kata Mulkan.

Penerima bantuan sembako merupakan masyarakat yang di luar dari data PKH, BPNT ataupun BLT tetapi membutuhkan bantuan pemerintah. Sehingga penerima bantuan diharapkan merata dan seluruh masyarakat dapat memahaminya.

Dalam penyaluran ini pihaknya mengajak unsur Forkopimda guna trasparasi dalam penyaluran, sehingga tidak ada kesan ditutup tutupi.

“Semoga bantuan tersebut memang benar-benar tepat sasaran,” sebut Mulkan.

Sementara itu Camat Belinyu, Syarli Nopriyansyah, mengatakan, ia sangat berterimakasih kepada Bupati Bangka beserta para jajarannya yang telah menyerahkan langsung bantuan sembako bagi masyarakat. Sebab, dampak dari pandemi virus corona ini sangat mempengaruhi perekomonian masyarakat di Belinyu.

“Terimakasih atas kunjungan dan penyerahan bantuan secara langsung oleh Bupati Bangka dan Wakil Bupati Bangka beserta Forkopimda lainnya. Semoga Kecamatan Belinyu tidak ditemukan kasus positif covid-19 dan wabah ini cepat berlalu,” sebut Syarli.(kbc).

About kabarbabel 2258 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

3 Komentar

  1. Assalamu’alaikum wr, wb. banyak pak yg tidak dapat, padahal yg rumah nya bagus² yg lain dapat, tp di Gunung pelawan banyak yg tidak dapat, memang mudah²an covid 19 jgn sampai mewabah di belinyu tp warga parit 19 sangat terdampak sekali dari perekonomian nya, kami banyak yg kesusahan untuk cari makan sehari saja kadang dapat, kadang tidak, mana anak sekolah belajar di rumah butuh kuota, kalau tidak bisa ketinggalan pelajaran, di parit 19 klau terlihat rumah tembok ya tidak dapat, padahal mereka kesusahan, kebun tidak punyak warung² banyak yg sudah kosong krna mereka tadinya hanya punya mudal usaha sedikit itupun mudal usaha dapat minjam dari Syariah&PNM,yg tiap minggu harus setor, jadi sudah mulai terkikis untuk setoran, untuk makan, biaya anak sekolah dll, selama pandemi ini kerjaan semua tutup, hanya mengharapkan dari timah sudah susah, mau pulang ke kampung halaman lagi pandemi & tidak punyak ongkos, kreditan sepeda motor banyak yg di tarik deler karena tidak punya setoran jadi nunggak, kalau di Bank kan pakek jaminan jadi takut mau minjam, padahal di parit 14 itu biar rumah sudah beton, sudah di keramik semua dapat pak, tolong lah pak, saya mewakili yg tidak dapat, saya berani komen krna tadi siang ada ibuk² tetangga saya ada yg minta tolong saya mereka butuh tp mau ke kantor desa langsung kata nya malu karena tidak di suruh oleh petugas, kalau bapak tidak percaya boleh di survei per rumah, per kk, per warung, kalau hanya melalui RT soal nya tidak akurat pak, jgn sampai di daerah kawasan Belinyu banyak maling karena kelaparan pak, kalau mereka kelaparan bisa kemungkinan terjadi pencurian mohon jgn sampai itu terjadi karena RT nya pilih² tanpa tau kondisi masyarakat nya bagaimana yg terjadi sebenar nya di lapangan, hanya karena RT nya hanya menilai dari bentuk & kondisi Rumah warganya, karena hal inilah yg terjadi yg sebenar nya di lapangan masyarakat parit 19 Gunung pelawan, kecamatan belinyu ini pak, dulu sebelum pandemi memang mereka sukses, tp setelah pandemi ini banyak yang kehilangan pekerjaan&penghasilan,Mohon maaf jika saya telah lancang pak, saya hanya membantu suara rakyat yg belum pernah mendapatkan bantuan adapun sama sekali, itu pun karena saya di suruh/ di mintai tolong,atas waktu & perhatian nya saya ucapkan terimakasih pak, semoga info dari saya ini bermanfaat agar tidak mencoreng citra para aparat, petugas, atau apa pun di Belinyu ini, Terimakasih.

    • Waalaikumslaam bu.. Sudah hubungi rt, kadus dan kades setempat. Atau kalau tidak direspon bs ke gugus tugas covid 19 kec. Belinyu. Smoga masalahnya segera ada solusi.. Terimakasih informasinya.

      Salam kami, kabarbabel.com

  2. Assalamu’alaikum wr, wb. banyak pak yg tidak dapat, padahal yg rumah nya bagus² yg lain dapat, tp di Gunung pelawan banyak yg tidak dapat, memang mudah²an covid 19 jgn sampai mewabah di belinyu tp warga parit 19 sangat terdampak sekali dari perekonomian nya, kami banyak yg kesusahan untuk cari makan sehari saja kadang dapat, kadang tidak, mana anak sekolah belajar di rumah butuh kuota, kalau tidak bisa ketinggalan pelajaran, di parit 19 klau terlihat rumah tembok ya tidak dapat, padahal mereka kesusahan, kebun tidak punyak warung² banyak yg sudah kosong krna mereka tadinya hanya punya mudal usaha sedikit itupun mudal usaha dapat minjam dari Syariah&PNM,yg tiap minggu harus setor, jadi sudah mulai terkikis untuk setoran, untuk makan, biaya anak sekolah dll, selama pandemi ini kerjaan semua tutup, hanya mengharapkan dari timah sudah susah, mau pulang ke kampung halaman lagi pandemi & tidak punyak ongkos, kreditan sepeda motor banyak yg di tarik deler karena tidak punya setoran jadi nunggak, kalau di Bank kan pakek jaminan jadi takut mau minjam, padahal di parit 14 itu biar rumah sudah beton, sudah di keramik semua dapat pak, tolong lah pak, saya mewakili yg tidak dapat, saya berani komen krna tadi siang ada ibuk² tetangga saya ada yg minta tolong saya mereka butuh tp mau ke kantor desa langsung kata nya malu karena tidak di suruh oleh petugas, kalau bapak tidak percaya boleh di survei per rumah, per kk, per warung, kalau hanya melalui RT soal nya tidak akurat pak, jgn sampai di daerah kawasan Belinyu banyak maling karena kelaparan pak, kalau mereka kelaparan bisa kemungkinan terjadi pencurian mohon jgn sampai itu terjadi karena RT nya pilih² tanpa tau kondisi masyarakat nya bagaimana yg terjadi sebenar nya di lapangan, hanya karena RT nya hanya menilai dari bentuk & kondisi Rumah warganya, karena hal inilah yg terjadi yg sebenar nya di lapangan masyarakat parit 19 Gunung pelawan, kecamatan belinyu ini pak, dulu sebelum pandemi memang mereka sukses, tp setelah pandemi ini banyak yang kehilangan pekerjaan&penghasilan,Mohon maaf jika saya telah lancang pak, saya hanya membantu suara rakyat yg belum pernah mendapatkan bantuan adapun sama sekali, itu pun karena saya di suruh/ di mintai tolong,atas waktu & perhatian nya saya ucapkan terimakasih pak, semoga info dari saya ini bermanfaat agar tidak mencoreng citra para aparat, petugas, atau apa pun di Belinyu ini, Terimakasih.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.