Jabat Ketua Hakli Bangka Periode 2019-2024, Boy Yandra Sebut Harus Membawa Aura Positif

Foto bersama Hakli Kabupaten Bangka

SUNGAILIAT, KABARBABEL.COM – Boy Yandra terpilih menjadi Ketua Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (Hakli) Kabupaten Bangka periode 2019-2024. Pemilihan ketua dihadiri para pengurus lainnya di ruang pertemuan Dinas Kesehatan, Jumat (28/6/2019).

Boy Yandra yang merupakan Sekretaris DP2KBP3A Bangka menyebutkan, menjabat ketua tidaklah gampang. Pasalnya Hakli merupakan organisasi profesi yang bertujuan menghimpun, membina, mengembangkan dan mengamalkan IPTEK di bidang kesehatan lingkungan dalam mencapai lingkungan yang sehat.

Menurutnya, nantinya banyak pihak yang menaruh harapan agar kinerja Hakli berjalan lancar dan sukses guna memastikan proses regenerasi kedepan yang penuh pertanggungjawaban. Ia meminta para pengurus siap mengemban tugas penuh amanah tersebut.

“Kita sangat mengharapkan dukungan anggota maupun para pengurus, karena tanpa dukungan tak akan berarti apa-apa. Hakli harus membawa aura positif,” sebut Boy Yandra.

Hakli kedepan akan membangun kerjasama dengan Dinas Kesehatan Bangka dan Dinas Kesehatan Provinsi Babel. Sehingga Hakli Bangka harus mewujudkan pelayanan maksimal agar terwujud masyarakat yang sehat.

“Semoga kepengurusan baru ini dapat memberi arti besar bagi Pemkab Bangka, terutama pengawasan di bidang lingkungan,” harap Boy Yandra.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Harmendo menjelaskan, Hakli merupakan organisasi yang menghimpun para ahli kesehatan lingkungan. Organisasi ini berorientasi pada kesehatan masyarakat serta berbagai konsep di luar kesehatan masyarakat.

Diantaranya pelestarian alam, sistem lingkungan, kelengkapan body of knowledge dalam kesatuan pendekatan multidisipliner dan hal-hal lain tentang Kesehatan Lingkungan. Dengan terbentuknya Hakli Kabupaten Bangka nantinya Ketua Hakli pusat akan membuat SK kepengurusan dan akan berkoordinasi dengan Pengda Hakli Babel. (kbc)

About kabarbabel 2040 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.