Kades Deniang Rencanakan ADD Untuk Persiapan Banjir

RIAUSILIP, www.kabarbabel.com – Kepala Desa (Kades) Deniang, Kecamatan Riau Silip merencanakan persiapan tanggap bencana melalui anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2019. Hal ini diungkap oleh Kades Deniang, Yuliarno saat ditemui kabarbabel.com, di Kantor Desa Deniang, Riau Silip, Kamis (31/1/2019).

Ia mengatakan, Pemerintah Desa (Pemdes) Deniang sendiri sudah merencanakan ADD pada tahun 2019 ini. Salah satunya, pembangunan fisik guna mempersiapkan tanggap bencana seperti banjir.

“Memang sudah tertuang dalam Permendes nomor 16 tahun 2018 tentang prioritas penggunaan dana desa. Jadi nanti kami pada tahun ini memprioritaskan persiapan tanggap bencana, salah satunya bencana banjir,” ucap Yuliarno.

Ia memaparkan, pada beberapa tahun kemarin, Desa Deniang merupakan Desa yang masuk dalam kawasan yang rawan banjir. Oleh karena itu, pihaknya akan membuat pembangunan fisik di desa seperti memperbanyak pembangunan siring untuk antisipasi aliran air berlebihan pada musim penghujan.

“Nah, untuk mengantisipasi banjir pada tahun 2019 ini, kami akan melakukan pembangunan siring (selokan) dan saluranisasi sungai, intinya untuk persiapan mengantisipasi banjir dari luapan sungai induk,” ungkapnya.

Yuliarno menyebutkan, penyebab utama banjir di Desa Deniang yaitu luapan air dari sungai induk sehingga membuat air tidak bisa ditampung oleh selokan. Ia juga meminta kepada para RT, RW, serta Kadus untuk mengajak masyarakatnya agar selalu menjaga kebersihan, khususnya selokan.

“Dimusim hujan tentunya banjir masih kami hadapi, apalagi kawasan Desa Deniang ini berdekatan dengan Pantai. Jadi nantinya, bukan dari pembangunan fisik yang kami buat, tentu peran serta masyarakat untuk peduli terhadap banjir, itu juga yang terpenting,” ujarnya.

Disinggung tentang Sistem Keuangan Desa (Siskeudes), Kades Deniang mengatakan, sangat menanggap baik apa yang telah disampaikan dari Pemkab Bangka melalui Dinsospemdes.
Namun, kendala yang masih dihadapi adalah belum tersedianya jaringan internet di desanya, padahal penerapan Siskeudes ini bersifat online.

“Itu yang harus kami pikirkan di sini, kami masih kesulitan pada jaringan internet. Tetapi untuk penerapan Siskeudes, dalam hal ini kami telah menugaskan Bendahara Desa bersama para stafnya untuk ikut serta dalam Bimtek yang dilaksanakan Dinsospemdes Bangka pada tanggal 29 dan 30 Januari 2019 kemarin,” tutup Yuliarno. (m4).

About kabarbabel 2199 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.