Dinas Pertanian Keluhkan Harga Lada yang Murah ke Wantannas

SUNGAILIAT, www.kabarbabel.com – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka, Kemas Alfani mengeluhkan tentang harga komoditi seperti Lada dan Sawit yang terus menurun hingga saat ini. Oleh sebab itu Dewan Pertahanan Nasional (Wantannas) menanggapi permasalahan tersebut saat berkunjung ke Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bangka, Rabu (14/11/2018).

“Permasalahan komoditi seperti contohnya lada ini sangat meresahkan masyarakat, dikarenakan harga yang cenderung tidak menentu sampai saat ini,” ujar Kemas, di ruang rapat Bina Praja Kantor Bupati Bangka.

Faktor utama yang membuat ketidakjelasan harga pasar lada ini dikarenakan ketidak berdayanya Indonesia di peralatan pengolahan lada. Padahal Bangka Belitung setiap tahunnya menghasilkan lada sekitar 36.000 ton namun harga lada di Bangka khususnya ataupun Babel sangat jauh dibandingkan Singapura.

“Kita Indonesia hanya mampu memasok lada sebesar 10% kepasokan dunia. Tetapi dari 10% itulah yang menentukan kualitas lada dunia. Tepatnya Bangka Belitung ini yang mempunyai Kualitas nomor 1 di dunia. Maka dari itu harga jual dunia harus melewati pasar Singapura. Lada kita akan melewati proses Blending (pencampuran) dengan berbagai benua seperti Eropa dan Afrika,” ujarnya.

Permasalahan ini juga langsung ditanggapi oleh Irjen Pol Sukma Mulyono selaku Pembantu Deputi Urusan Ekonomi Kedeputian Pengembangan Setjen Wantannas. Ia akui, masalah harga lada sangat tidak jelas ini dampaknya memang sampai ke masyarakat petani.

“Saat masa panen harga lada tiba – tiba turun sedangkan waktu panen selesai harga mulai naik lagi, masalah ini akan kami koordinasikan lebih lanjut ke pemerintah pusat,” pungkasnya. (m4)

About kabarbabel 2422 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.