Hakim PN Sungailiat Diancam Santet

Kabarbabel.com– Lantaran menjatuhkan vonis hukuman yang tidak sesuai keinginan keluarga korban. Majelis hakim PN Sungailiat terancam disantet salah satu keluarga korban.

“Liet la ikak, malem ni ikak dikantet kek mawang, jangan maen maen kek kami ne ikak, kami dak becaye kek ikak,” sebut wanita paruh baya asal Bangka Selatan sambil berlari ke arag halaman PN Sungailiat dan merapalkan mantra.

Wanita yang enggan disebutkan namanya ini ternyata salah satu kerabat korban pembunuhan Beberapa waktu silam oleh dua pemuda Roja dan Raka.

“Keluarga korban Dores memang tampak shock berat dengan putusan hakim yang hanya memberika  hukuman 18 tahun penjara kepada terdakwa.

“Ku dak becaye kek ikak, pokok e ku dak becaye kek ikak,”teriak keluarga Dores histeris usai hakim PN Sungailiat yang diketuai Dewi didampingi dua hakim anggota,Arif Kadarmo dan Enro Senin (27/11/2017) di PN Sungailiat.

Kekecewaan, shok, marah bercampur baur menyelimuti keluarga Dores saat itu, Majelis memutuskan jika kedua terdakwa Roja dan Jaka terbukti membunuh namun divonis jauh lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang memohon kepada majelis untuk menghukum keduanya seumur hidup.

Saking kesalnya pihak keluarga korban, bahkan ada yang pingsan di depan tangga pintu. Perasaan kecewa keluarga pun keluar dalam bentuk teriakan kasar dan rapalan mantra yang ditujukan ke majelis hakim pun menarik perhatian pengunjung PN Sungailiat hari itu.Karena aksi yang sedikit membuat bengong pengunjung lain, puluhan personil Polres Bangka yang bersiaga sejak awal berusaha menenangkan sejumlah keluarga korban yang terbawa emosi itu.

Namun demikian, teriakan histeris dan ucapan kotor terus keluar dari mulut sejumlah keluarga. Menurut Hakim,kedua terdakwa dinyatakan bersalah karena telah melakukan pembunuhan berencana terhadap korban Dores pada bulan Juni 2017 di Simpang Rimba, Kecamatan Toboali,Bangka Selatan.

Dores memang telah meninggal diujung pisau kedua pemuda Roja dan Jaka asal Toboali Bangka Selatan dengan menghunjamkan pisau itu belasan kali.Bahkan usai membunuh yang telah direncanakan keduanya, mereka mendatangi keluarga Dores dan mengaku telah membunuhnya. Kemudian keduanya pun menyerahkan diri ke polisi.( rfg/dei).

About kabarbabel 2065 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.