TI di Buper Termasuk Kasus Penjarahan Aset Daerah

Kabarbabel.com– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka meminta kepada pemerintah Kabupaten Bangka melaporkan penjarahan aset Pemkab Bangka di lokasi eks tambang 23 Bumi Perkemahan, lingkungan Tunas Kelapa, Sungailiat ke Mapolres Bangka.

“Kalau memang pihak Pemkab lewat Pol PP selaku instansi yang melakukan penegakan Perda dan menyangkut tentang aset daerah tidak mampu, kami menyarankan kepada Pemkab atau pak Sekda selaku pemangku kepentingan untuk segera laporkan ke Polres Bangka bahwa sudah terjadi penjarahan aset Pemda,”ujar anggota DPRD Bangka, Dapil Sungailiat, Mendra Kurniawan, Senin (6/11/2017).

Menurut dia, keterbatasan Penegakan Satpol PP daerah ini membuat penambangan pasir di atas lahan milik pemkab Bangka tersebut sulit untuk dihentikan mengingat penambangnya membandel.

“Kalau kita tertibkan terus lewat Pol PP, apadaya Pol PP juga tidak ada daya melakukan itu. Dan kalau pun harus dijaga dan dipiketkan anggota Pol PP disana, saya rasa itu hal yang mustahil,”katanya.

Menurut Politisi Gerindra ini, penjarahan yang dilakukan oleh salah satu pengusaha yang dikota Sungailiat ini telah merugikan daerah ini.

Untuk itu ia berharap kepada pengusaha yang bernama Afuk, warga Batako Sungailiat yang diduga telah melakukan penjarahan terhadap aset negara ini untuk diproses hukum.

“Untuk pengusaha ini harus diproses hukum kalau pemkab Bangka sudah melakukan pelaporan terkait penjarahan aset daerah,”demikian Mendra (rfg/dei)

About kabarbabel 2426 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.