Satpol PP Bangka Hentikan Tambang TI Dekat Jalan

Kabarbabel.com–Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bangka kembali menghentikan aktifitas penambangan ilegal yang beraktifitas sekitar 10 meter dari pinggir jalan raya Sungailiat Pangkal Pinang tepatnya di desa Merawang, Jum’at (3/11/2017).

Penghentian aktifitas penambangan ilegal ini dipimpin Kabid Penegak Perundang Undangan Daerah, Achmad Suherman di dua titik. Yakni,dipinggir jalan dekat UPT desa Merawang dan di pinggir jalan tak jauh dari pintu masuk eks lokalisasi sambung giri.

Saat petugas mendatangi lokasi pertama yang dekat dari pinggir jalan raya, aktifitas penambangan disana ternyata sudah berhenti sejak Rabu lalu dan hanya menyisakan ponton serta mesin para penambang yang belum dilakukan pembongkaran.

“Awalnya daerah ini memang ditambang oleh warga sekitar. Tapi sudah kita Stop karena dekat pinggir jalan. Rencananya penambang akan mengambil tanah dari belakang untuk menutup lubang camuy ini,”kata Anggota Bhabinkamtibmas desa setempat Bripka Julian kepada Suherman.

Setelah itu, petugas mendatangi titik kedua dekat tikungan sebelum pintu masuk eks lokalisasi sambung giri.

Saat petugas mendatangi lokasi yang pernah dilakukan reboisasi tersebut, terlihat para penambang sedang melakukan aktifitasnya.

Melihat kedatangan petugas, para penambang langsung menghentikan aktifitas penambangannya.

Disela sela penertiban berlangsung, Achmad Suherman mengatakan sebelumnya upaya persuasif telah dilakukan Satpol PP Bangka kepada penambang untuk menghentikan aktifitasnya di lokasi tersebut.

Lantaran himbauan yang diberikan tak digubris, pihaknya melakukan upaya paksa dengan menghentikan aktifitas penambangan yang beroperasi dekat fasilitas umum.

“Aktifitas mereka ini sangat mengganggu sekali karena dekat pinggir jalan dan tidak ada izinnya,”katanya.

Katanya, lokasi yang ditambang warga sekitar itu merupakan daerah resapan air yang mana setiap hujan turun daerah tersebut selalu menjadi langganan banjir.

“Kan setiap tahun, jalan ini selalu terendam banjir. Kalau ditambang terus menerus seperti ini,bisa bisa putus jalan raya Sungailiat Pangkal Pinang ini karena tergerus air,”katanya.

Para penambang pun diimbau untuk tidak melakukan aktifitas penambangan disana mengingat lokasi tersebut merupakan daerah rawan banjir.

“Kalau tak jua diindahkan,maka akan kita proses mereka dengan bekerja sama dengan pihak Kepolisian daerah ini,”katanya (rfg/dei)

About kabarbabel 2245 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.